Suara.com - Bola basket kini menjadi salah satu olahraga yang digemari di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
Faktanya, olahraga satu ini sudah lahir sejak 100 tahun lalu. Seiring perkembangan zaman, bola basket semakin populer dan mendunia.
Hal ini tidak terlepas dari peran liga basket di Amerika Serikat, NBA (National Basketball Association) yang berhasil merambah pasar global.
Lantas, seperti apa sejarah dari lahirnya olahraga bola basket ini? Berikut ulasan Suara.com yang dilansir dari berbagai sumber.
Permainan bola basket pertama kali diperkenalkan oleh guru olahraga asal Kanada, Dr. James Naismith, pada Desember 1891.
Olahraga ini ditemukan Naismith ketika mengajar di perguruan tinggi Young Men's Christian Association (YCMA), di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.
Naismith awalnya mencari alternatif olahraga yang bisa dimainkan di dalam ruangan ketika musim dingin. Awalnya, permainan ini dimainkan oleh 9 orang di setiap tim karena pelajaran olahraga saat itu diisi 118 orang.
Naismith lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Baca Juga: Knicks Atasi Celtics, Berikut Ringkasan Hasil NBA Hari Ini
Selain itu, awalnya ring pada olahraga bola basket menggunakan keranjang buah persik sehingga diperlukan tangga untuk mengambil bola jika terjadi gol.
Permainan resmi pertama dimainkan di gimnasium YMCA di Albany, New York, di tanggal 20 Januari, 1892, dengan sembilan pemain. Seiring perkembangan zaman, keranjang persik itu diganti dengan lingkaran logan (ring) pada 1906.
Frank Mahan, salah satu pemain permainan pertama tersebut, menghampiri Naismith, di awal 1892, dengan maksud menanyakan Naismith nama dari permainan baru ciptaannya.
Awalnya Naismith memberikan olahraga ini sesuai dengan namanya, Naismith Ball, namun setelah diberikan saran oleh Mahan olahraga ini kemudian diubah namanya menjadi basketball (bola basket).
Kemudian pada 18 Juni 1932 induk olahraga bola basket dunia, Federation Internationale de Basketball (FIBA) dibentuk.
Kemudian pada tahun 1936, olahraga bola basket menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Berita Terkait
-
Hasil NBA: Cetak 41 Poin, Jayson Tatum Bantu Celtics Atasi Hornets Lewat OT
-
Bucks Atasi Spurs, Berikut Rekap Pertandingan NBA Minggu 24 Oktober
-
Hasil NBA: Utah Jazz Menang Atas Sacramento Kings 110-101
-
Hasil NBA: Warriors Taklukkan Clippers, Stephen Curry Cetak 45 Poin
-
Best 5 Oto:Ada BMW CE 04 Polisi, Kourtney Kardashian Suka Cadillac DeVille Convertible
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka
-
Profil Katerina Zhidkova Pemuncak Top Skor Proliga 2026: Catatkan 185 Poin Kalahkan Megatron
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?