Suara.com - Jatuhnya Fabio Quartararo di MotoGP Algarve membuat Yamaha kehilangan kesempatan untuk menjadi juara konstruktor.
Tak lagi main-main usai jadi juara dunia, Fabio Quartararo pun bertekad untuk membawa tim Monster Yamaha untuk jadi juara tim, pada laga penutup di Valencia nanti.
Dilansir dari Crash, Quartararo mengatakan bahwa Yamaha masih butuh banyak pembenahan kendati bisa membawa pembalap Prancis tersebut mendominasi jalannya MotoGP tahun ini.
"Bahkan jika kami punya kelemahan di sektor lain, namun kami harus memperbaiki kecepatan maksimal, sebab kami susah untuk mendahului," tutur rekan setim Franco Morbidelli ini.
"Menurut saya Yamaha harus lebih menekankan pentingnya mesin, sebab di tahun depan semua akan tak mudah," lanjutnya.
Ia mengatakan bahwa tunggangannya tak bisa menunjukkan potensi maksimal saat balapan di Portimao.
“Kami tidak benar-benar mengeluarkan potensi penuh kami di Portimao, jadi saya tidak sabar untuk mulai balapan lagi dan melakukan yang lebih baik di Valencia,” kata Quartararo.
“Akhir pekan ini saya akan sedikit lebih fokus untuk mendapatkan posisi kualifikasi yang baik. Itu akan membuat perbedaan besar untuk balapan. Menyalip di Valencia tidak mudah, jadi semakin jauh kita berada di grid semakin baik."
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games