Suara.com - The Greatest, Muhammad Ali, ternyata pernah mengaku ketakutan dengan tinju milik juniornya sekaligus penggemarnya yang juga legenda tinju kelas berat, Mike Tyson.
Menyandang juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan medio 1987 hingga 1990, Mike Tyson sukses menakuti seorang Muhammad Ali.
Mike Tyson mengenakan sabuk pertamanya di usia 20 tahun empat bulan 22 hari, sekaligus petinju termuda yang menjuarai kelas berat.
Meski begitu, Mike Tyson merupakan seorang petinju yang mendiolakan Muhammad Ali dan menempatkan The Greatest sebagai tuntunannya.
Di satu sisi, mendiang Ali ternyata sangat mengagumi Tyson secara diam-diam tanpa sepengetahuan Si Leher Beton.
Fakta ini diungkap mantan rival Ali di atas ring tinju, George Foreman dalam sebuah buku yang ditulisnya berjudul Muhammad Ali: The Life of a Legend, bersama Fiaz Rafiq.
Menurutnya, Ali sampai merasa minder dengan kemampuan pukulan yang dimiliki Tyson jika mereka lahir di era yang sama dan bertanding.
Bagi Ali, pukulan Tyson lebih keras dari petarung mana pun yang pernah ia hadapi.
"Muhammad Ali mengatakan kepada saya sendiri. [Saya] berkata kepadanya, 'Apakah menurut Anda, Tyson bisa mengalahkan siapa pun?' ucap Foreman dikutip dari Daly Sport.
Baca Juga: Top 5 Sport Sepekan: Tingkah Gemas Anak Marcus Gideon Bermain Bersama Putri Viktor Axelsen
"Dia berkata, 'Wah, Tyson memukul dengan sangat keras'. Dia merasa Tyson memukul lebih keras daripada siapa pun yang dia hadapi.
"Dia juga pernah mengatakan kepada saya bahwa dia tidak memiliki kepercayaan diri bisa mengalahkan Mike Tyson." imbuhnya.
Kekuatan Tyson dalam tinju memang tak bisa diremehkan, bahkan di usianya yang sudah menginjak 50 tahun lebih ia masih bisa bertarung di atas ring.
Meskipun bertajuk laga eksibisi, duel Tyson dan Roy Jones Jr beberapa waktu lalu sukses menarik minat pecinta tinju dunia.
Tyson boleh jadi menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami keterpurukan, lewat bisnis ganja yang dirintisnya dalam beberapa tahun terakhir.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Kasih Uang Saweran ke Anak Mulan Jameela, Sikap Maia Estianty Disorot
-
KSAL: Puluhan Marinir Tertimbun Longsor Cisarua Sedang Jalani Latihan Pengamanan Perbatasan
-
KSAL Benarkan 23 Personel Marinir Tertimbun Longsor Cisarua, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Kickboxer: Retaliation Malam Ini: Simfoni Pertarungan Brutal yang Menyatukan Para Legenda Action
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
-
Proliga 2026: Bhayangkara Presisi Tinggal Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Daftarnya Gratis! Intip Keseruan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan
-
Tim Panjat Tebing Indonesia Kirim 9 Atlet Speed ke Kejuaraan Asia 2026, Bidik Tiket Asian Games
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Bhayangkara Presisi Petik Kemenangan di Laga Pembuka