Suara.com - Federasi Tenis Rusia unggul 2-0 atas Kroasia pada final Piala Davis di Madrid, Senin (6/12/2021) WIB, guna mengamankan gelar ketiga mereka dan yang pertama dalam 15 tahun, saat Daniil Medvedev mengalahkan petenis Kroasia Marin Cilic 7-6(7), 6-2.
Juara US Open Medvedev harus menampilkan permainan terbaiknya untuk bertahan pada set pertama yang menegangkan saat Cilic yang percaya diri melemparkan sembilan pukulan forehand dan memenangi hampir tiga perempat poin servisnya.
Penonton yang terkesima di dalam Madrid Arena menjadi hening saat pertandingan memasuki tiebreak, di mana Medvedev mengandalkan pukulan backhand-nya untuk menang meski melakukan kesalahan ganda pada waktu yang tidak tepat.
Cilic menunjukkan tanda-tanda kelelahan pada set kedua ketika petenis nomor dua dunia itu mematahkan servisnya pada gim keempat sebelum menyelesaikan pertandingan dengan hanya kehilangan satu poin dari servis pertamanya.
"Saya lebih bahagia untuk tim daripada untuk diri saya sendiri," kata Medvedev, dikutip Antara dari Reuters.
"Saya senang menjadi bagian dari tim ini dan bisa membawa poin."
Medvedev mendapat tepuk tangan meriah dari penonton dan berdamai dengan fans Spanyol setelah sepekan bermusuhan usai Rusia menyingkirkan tuan rumah di babak penyisihan grup Final Piala Davis.
"Saya menyukai atmosfernya. Ini adalah dua pekan yang sangat menakjubkan karena tidak pernah mudah untuk datang ke sini di akhir musim dan berkompetisi. Yang pasti ini adalah dua pekan terbaik dalam karier saya," kata Medvedev.
Sebelumnya peringkat lima dunia Andrey Rublev mengalahkan Borna Gojo 6-4, 7-6(5) untuk membuat Rusia memimpin 1-0.
Baca Juga: Singkirkan Serbia, Kroasia Melaju ke Final Piala Davis
Gelar ketiga Rusia itu menyamai Ceko dan Jerman yang berada di tempat ketujuh dalam daftar pemenang Piala Davis sepanjang massa.
Petenis peringkat 279 dunia Gojo memasuki pertandingan sebagai pemain yang mengejutkan turnaman dan menjadi favorit penonton Spanyol.
Dia tidak terkalahkan di Final Piala Davis dengan tiga kemenangan -- atas peringkat 61 dunia Alexei Popyrin dari Australia, petenis nomor 27 Lorenzo Sonego dari Italia, dan peringkat ke-33 dari Serbia Dusan Lajovic.
Namun, Rublev memainkan pertandingan yang nyaris sempurna, mengalahkan Gojo dengan servis yang kuat untuk membuat petenis Kroasia itu dalam mode bertahan.
Gojo berjuang keras untuk menyerang tetapi Rublev mematahkan servisnya pada upaya keempat sebelum merebut set pembuka dalam 35 menit.
Gojo melepaskan 11 ace, dan set kedua menjadi 6-6 sebelum Rublev berhasil melewati tiebreak untuk meraih kemenangan.
Berita Terkait
-
Deretan Ayat Alquran yang Pernah Dikutip Vladimir Putin
-
Vladimir Putin Dukung Mojtaba Khamenei, Pastikan Rusia Tetap Jadi Mitra Iran
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
-
Daftar 14 Wakil Indonesia Swiss Open 2026, Ada Anthony Sinisuka Ginting
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi