Suara.com - Pebalap Red Bulll Racing, Max Verstappen sangat bahagia bisa mewujudkan impiannya untuk mengangkat trofil juara dunia Formula 1 musim ini.
Max Verstappen mengangkat trofi juara dunia F1 2021 dalam acara penghargaan yang berlangsung di Museum Louvre, Paris, Kamis waktu setempat atau Jumat (17/12/2021) WIB.
Pebalap asal Belanda itu mengaku sangat senang bisa menjadi juara dunia F1 2021 dengan menyebut tujuan hidupnya kini sudah tercapai.
Dia pun berharap gelar ini bukanlah satu-satunya yang akan dia raih ke depan. Verstappen ingin dapat bertarung lagi dengan pemegang gelar tujuh kali Lewis Hamilton musim depan.
Saingannya dari Mercedes, yang dia kalahkan tahun ini pada putaran terakhir balapan terakhir, tidak menghadiri acara yang digelar di museum Louvre, Paris.
"Tujuan hidup saya tercapai, jadi kedengarannya lumayan," kata Verstappen usai disambut sebagai juara di atas panggung, dikutip dari Reuters.
"Semua yang datang selanjutnya hanyalah bonus. Saya tentu saja akan terus maju, saya akan berada di F1 untuk beberapa tahun lagi, tetapi ini adalah musim yang sangat sulit," ujar pebalap berusia 24 tahun itu menambahkan.
"Ini adalah pertarungan yang luar biasa dengan Lewis, salah satu pebalap terhebat yang pernah ada di Formula One. Saya pikir kami benar-benar saling mendorong hingga batas, terkadang melewati batas... Saya pikir pada akhirnya kami benar-benar saling menghormati."
"Saya tidak sabar menunggu tahun depan untuk kembali dan pasti kami akan mencoba lagi."
Baca Juga: Kontroversi di F1 GP Abu Dhabi, Direktur Balapan F1 Jadi Sorotan
Sebelumnya, Verstappen mengaku mengetahui penderitaan penderitaan rivalnya Mercedes.
Bos tim Mercedes Toto Wolff, yang juga absen dalam acara tersebut, telah mengindikasikan beberapa ketidakpastian atas masa depan pebalapnya yang kecewa setelah final hari Minggu lalu di Abu Dhabi.
"Saya tidak merasa kasihan tetapi saya bisa mengerti tentu saja itu bisa sangat menyakitkan," kata Verstappen.
"Tetapi pada akhirnya, itu juga balapan. Anda harus terus berjuang sampai akhir dan Anda tahu bahwa dalam balapan apa pun bisa terjadi."
"Dia juga memenangi kejuaraan seperti itu. Jadi saya pikir dia bisa mengerti juga," ujar pebalap yang menyalip Hamilton di Yas Marina ketika perubahan mendadak pada prosedur safety car memberinya kesempatan untuk menang.
Hamilton meraih gelar pertamanya bersama McLaren pada 2008 dengan menyalip pada tikungan terakhir yang menghancurkan harapan pebalap Ferrari asal Brazil Felipe Massa.
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: Canelo Ingin Lawan Usyk di Kelas Penjelajah, Promotor Beri Wejangan
-
Lewis Hamilton Dianugrahi Gelar Ksatria oleh Kerajaan Inggris
-
Top 5 Sport: Kontroversi F1 GP Abu Dhabi, Harry Kane Bela Lewis Hamilton
-
Honda Ucapkan Salam Perpisahan Usai Antar Max Verstappen Juara Dunia F1 2021
-
Kontroversi F1 GP Abu Dhabi, Harry Kane Bela Lewis Hamilton
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus