Suara.com - Bos Yamaha, Lin Jarvis memiliki niatan untuk pensiun dari dunia MotoGP dalam waktu dekat ini.
Ia menyebut kalau sudah waktunya untuk berhenti mengurus kegiatan di MotoGP.
Salah satu alasan yang membuat dirinya punya niat untuk pensiun dari dunia MotoGP karena lelah dan bosan.
Apalagi di saat pandemi covid-19 yang tak kunjung selesai ini membuat dirinya kelelahan.
Kinerja dirinya semakin berat ditambah pengembangan motor Yamaha tersendat gara-gara pandemi covid-19.
"Saya lelah, pandemi Covid-19 telah memberikan saya banyak pekerjaan tambahan," kata Jarvis dilansir dari Tuttomotoriweb.it.
"Di saat yang sama, beberapa kesenangan hilang, Kami tidak bisa pergi ke restoran, ada banyak batasan dan tidak bia mengundang tamu," sambung Jarvis.
Meski begitu, Jarvis masih termotivasi untuk meraih lebih banyak kesuksesan bersama Yamaha.
"Saya masih termotivasi untuk melakukan pekerjaan saya, tetapi hasil baik adalah kuncinya. Saya masih berumur 64 tahun, dan memiliki empat tahun lagi," ujarnya.
Baca Juga: Bos Yamaha Sebut Raul Fernandez Pernah Hendak Gabung Timnya sebelum Pilih KTM
"Saya pikir target saya adalah mendapatkan 10 gelar," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games