Sport / Balap
Sabtu, 01 Januari 2022 | 09:42 WIB
Pebalap tim Repsol Honda, Pol Espargaro, di Grand Prix Spanyol, Sirkuit Jerez-Angel Nieto. (2/5/20210). ANTARA/HO via Honda Racing Corporation

Suara.com - Pol Espargaro tak menyesal meninggalkan KTM dan berlabuh ke tim Repsol Honda, walaupun performanya kini tak semoncer dahulu.

Pria Spantol ini dulunya memiliki momen terbaik di MotoGP saat di KTM, di mana ia meraih enam podium dan dua pole, tetapi tidak semuanya menjadi momen manis selama berlabuh di pabrikan Austria.

“Tiga tahun pertama di KTM adalah waktu yang sangat sulit secara psikologis. Saya mendapatkan hasil yang buruk di hampir setiap balapan tetapi di sini saya mencapai titik di mana saya mencapai balapan terakhir dengan lima podium dan dua posisi pole, hasil yang mengejutkan saya. Saya tidak bisa menikmati saat-saat itu, saya selalu mencari tetapi atau masalah dengan podium," ucap Pol dalam film dokumenter DAZN 'Me, Rider'

Pembalap Honda Pol Espargaro mengikuti sesi pemanasan pagi menjelang balapan MotoGP GP Inggris di sirkuit Silverstone di Northamptonshire, Inggris tengah, pada 29 Agustus 2021.Adrian DENNIS / AFP

"Dan setelah sekian lama mendapatkan hasil yang buruk, seolah-olah di kepalaku aku pantas untuk terus sakit. Kami menghabiskan seluruh karir mencari hasil tersebut dan kemudian ketika mereka tiba apa yang terjadi? Saya membutuhkan bantuan psikologis, itu adalah waktu yang sulit bagi saya", kata pembalap itu.

Hasil bagus di KTM akhirnya membuka pintu Repsol Honda Team ke Spanyol, di mana tahun ini ia memiliki masalah yang dalam beradaptasi. Meski demikian ia tetap berhasil mendapatkan podium dan pole position.

Load More