Suara.com - 2020 terbukti sulit bagi Marc Marquez, begitu juga 2021. Setelah menepi dari lintasan di awal kejuaraan 2020, Marc Marquez baru kembali membalap pada April lalu dengan harapan menyelesaikan sisa kompetisi. Namun, kecelakaan saat latihan menyebabkan pembalap bernomor 93 melewatkan dua balapan terakhir tahun ini, serta tes Jerez.
Casey Stoner, yang melihat Marquez sebagai penggantinya di Honda sejak pensiun 2012 menilai bahwa serentetan insiden yang dialami Marc tak lantas membuat kakak dari Alex Marquez ini kehilangan tajinya.
"Cedera adalah bagian dari balapan, tetapi saya pikir mudah bagi saya dan Marc untuk mengalihkan pikiran kami dari itu. Kita semua membuat kesalahan, kita semua terlalu banyak menyerang, dan kita semua jatuh," ucap Stoner seperti dilansir dari Motorcycle Sports.
"Ini adalah bagian dari kejuaraan. Kami mencoba untuk mendapatkan yang terbaik dari diri kami sendiri dan motor. Hal ini diperlukan untuk belajar dari ini dan tidak mengulangi kesalahan yang sama berulang-ulang. Itu yang paling penting," lanjutnya.
Juara dunia dua kali itu menyatakan bahwa kecelakaan itu bisa menjadi peluang untuk berkembang.
"Ketika saya mengalami crash dalam latihan, tidak ada yang menghentikan saya untuk pergi ke trek lagi dengan motor kedua. Jika pengaturannya serupa, saya biasanya bisa lebih cepat karena saya tahu di mana saya membuat kesalahan," kata Stoner.
"Saya tidak pernah khawatir. Tentu saja saya tidak pernah ingin jatuh, tetapi kesalahan saya sendiri tidak membuat saya khawatir," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras