Suara.com - Petinju asal Filipina Mark Magsayo bertekad untuk merebut gelar juara kelas bulu (57,1kg) versi WBC dari Gary Russell Jr dalam duel yang akan bergulir di Borgata Hotel Casino, Atlantic City, Amerika Serikat (AS), Sabtu (15/1/2022).
Meski berstatus sebagai underdog atau tidak diunggulkan, Magsayo tak gentar untuk berhadapan dengan nama besar Russell. Dia optimistis dapat menjadi juara baru di divisi bulu.
"Saya tidak berpikir Gary (Russell Jr) pernah berhadapan dengan siapa pun setelah dia menyandang gelar juara dunia. Saya akan pergi ke sana untuk menunjukkan sesuatu yang belum pernah dia lihat sebelumnya dan kita akan melihat bagaimana dia bereaksi," ujar Magsayo dalam konferensi pers seperti dilansir laman resmi Premier Boxing Champions (PBC), Rabu.
Magsayo hadir sebagai penantang wajib sabuk WBC setelah pada laga terakhir mengalahkan Julio Ceja di T-Mobile Arena, Las Vegas, 21 Agustus 2021. Kemenangan tersebut sekaligus melanjutkan tren tak terkalahkan dalam 23 pertandingan sepanjang karier profesional.
"Saya belajar banyak dari pertarungan melawan Ceja. Itu memberi saya pelajaran tentang bagaimana menyesuaikan diri di tengah pertarungan. Ini akan membantu saya melawan Russell," ujar Magsayo seperti dimuat Antara.
"Saya menghormati Gary Russell Jr. Dia seorang juara yang hebat, tetapi saya akan memenangi duel pada 22 Januari. Saya ingin membuktikan kepada orang-orang di mana pun bahwa saya adalah petinju kelas bulu terbaik di dunia. Saya telah menunggu dengan sabar untuk kesempatan saya dan saya siap untuk melakukan yang terbaik," kata Magsayo menuturkan.
Dalam kesempatan ini, petinju 26 tahun ini tak ingin disandingkan dengan petinju legendaris Manny Pacquiao. Dia ingin membuat sejarah sendiri untuk olahraga tinju Filipina.
"Saya tidak mencoba untuk menjadi Manny Pacquiao berikutnya, tetapi saya mencoba untuk memberikan tanda saya sendiri pada sejarah olahraga ini dan untuk semua orang Filipina. Saya lapar untuk membuktikan semuanya di atas ring," katanya.
Dalam persiapan duel melawan Russell, Magsayo berlatih keras bersama dengan Freddie Roach yang sebelumnya telah membawa sejumlah petinju menjadi juara dunia, termasuk Manny Pacquiao.
Baca Juga: Tinju Dunia: Gary Russell Jr Puji Lawan Jelang Duel Perebutan Gelar WBC
"Saya akan menjadi petarung yang lebih kuat melawan Russell. Kami berlatih setiap hari dengan Freddie Roach dan kami telah mengerjakan banyak teknik berbeda yang akan kami gunakan dalam pertarungan ini," pungkas Magsayo.
Pada sisi lain, Russell bukan lawan mudah bagi Magsayo. Dia adalah pemegang gelar juara dunia yang memiliki rekor 31 kemenangan dan satu kali kalah sepanjang karier profesional.
Russell menyandang gelar juara dunia kelas bulu WBC sejak 2015. Tepatnya usai mengalahkan Jhonny Gonzalez di Palms Casino Resort, Las Vegas, 28 Maret 2015.
Setelah itu, dia tercatat telah lima kali sukses mempertahankan sabuk juara. Terakhir, petinju kidal ini mengalahkan Tugstsogt Nyambayar di PPL Center, Allentown, AS, pada 8 Februari 2020.
Berita Terkait
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
-
Naoya 'The Monster' Inoue Pertahankan Gelar, Ini Daftar Lengkap Juara Dunia WBC Terbaru
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games