Suara.com - Petenis Indonesia, Christopher Rungkat menyatakan kesiapannya untuk menghadapi persaingan sektor ganda putra Grand Slam Australian Open 2022, di mana ia berpasangan dengan Treat Huey asal Filipina.
Hadir dengan menggunakan fasilitas wildcard, keduanya akan berhadapan dengan Edouard Roger-Vasselin (Prancis) / Rohan Bopanna (India) di Lapangan 5 Melbourne Park, Victoria, Australia, Rabu (19/1/2022) pagi WIB.
Christo --sapaan akrab Christopher Rungkat-- mengaku telah mempersiapkan diri dengan matang untuk bisa melewati pertandingan pertama dalam ajang Grand Slam pembuka musim 2022.
"Kami siap untuk Australian Open. Semua sudah kami persiapkan. Senang bisa kembali bertanding dalam ajang Grand Slam lagi," tulis Christo di akun Instagram pribadinya, @christorungkat.
Christo dan Treat Huey merupakan salah satu ganda putra yang hadir dengan menempati peringkat 150-an di Australian Open 2022. Christo berada di urutan 152 ranking petenis putra dunia, sementara sang partner di posisi 137.
Bagi Christo, ini bukan kali pertama tampil dalam ajang sekelas Grand Slam. Sebelumnya, dia juga pernah bersaing di France Open, Wimbledon, dan US Open pada 2019. Semuanya berpasangan dengan petenis Taiwan, Hsieh Cheng-peng.
Namun, hasilnya belum memuaskan. Pencapaian tertinggi Christo adalah menjejak babak kedua di France Open. Selebihnya, dia selalu tersingkir pada babak pertama.
Kali ini, Christo akan kembali mencoba peruntungan tampil di Australian Open 2022, berpasangan dengan Treat Huey yang juga beberapa kali merasakan atmosfer persaingan turnamen tenis profesional paling bergengsi di dunia.
Bahkan, pencapaiannya lebih baik dari Christo. Seperti pada Wimbledon 2016, Treat Huey sukses menembus semifinal saat berpasangan dengan Max Mirnyi asal Belarusia.
Pada gelaran Australian Open, petenis 36 tahun itu tercatat telah tujuh kali tampil dengan prestasi terbaik mencapai perempatfinal pada edisi 2014 dan 2016.
Baca Juga: Emma Raducanu Selamat dari Ujian Debut di Australian Open
Adapun perjalanan Christo / Treat Huey diprediksi tak mudah. Pada babak pertama mereka akan berhadapan dengan lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi.
Edouard Roger-Vasselin adalah petenis spesialis ganda putra yang saat ini menempati peringkat 44 dunia. Sementara Rohan Bopanna satu tingkat di atasnya, yakni 43.
Berita Terkait
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026