Suara.com - Dua pebulu tangkis asing, Loh Kean Yew (Singapura) dan Hans-Kristian Vittinghus (Denmark) bikin 'pecah' media sosial. Kedua atlet berusaha ngobrol menggunakan bahasa Indonesia tetapi akhirnya berujung tak terduga.
Momen lucu kedua pebulu tangkis ngobrol menggunakan bahasa Indonesia diunggah oleh Loh Kean Yew di Twitter. Postingan itu langsung diserbu warganet yang mayoritas warga Indonesia.
Loh Kean Yew mengunggah dua tangkapan layar yang memperlihatkan postingan Instagram Story Vittinghus yang terlihat tengah belajar bahasa Indonesia secara daring bersama Kedutaan Besar Indonesia di Copenhagen.
Lantas, tangkapan layar kedua menunjukan Loh Kean Yew membalas unggahan Vittinghus dengan emotikon api. Atlet Denmark itu kemudian membalas, "Saya mau berbicara bahasa Indonesia dengan kamu".
Loh Kean Yew pun meladeni dengan mengirim pesan di Instagram menggunakan bahasa Indonesia yang jika dibaca, memiliki tatanan bahasa yang cukup baik.
"Okeh. Saya tunggu kamu belajar dulu," balas Loh Kean Yew seperti terlihat dalam tangkapan layar yang diunggahnya di Twitter, Jumat (21/1/2022).
"Lain kali kita ngomong bahasa Indo," tambahnya diakhiri emotikon tawa.
Momen lucu pun terjadi setelah itu di mana Vittinghus membalas pesan Loh Kean Yew dengan mengatakan bahwa dia sudah tak paham lagi apa yang dibicarakan.
"Saya sudah tidak mengerti," kata Vithingus yang bermain di sektor tunggal putra seperti halnya Loh.
Baca Juga: Dari Idola Jadi Pacar, 5 Momen Kemesraan Mikha Angelo dan Gregoria Mariska
Unggahan Loh di Twitter kemudian mendapat banyak respons. Salah satu yang menulis komen dalam postingan juara dunia 2021 itu adalah tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska TUnjung dengan akun @geugouia.
Dia mengomentari keterangan atau caption yang menyertai unggahan Loh Kean Yew di Twitter. Dalam unggahannya, Loh memang menulis dengan bahasa Indonesia yakni, "Wkwkwkwkkwkwk looking forward to it @hkvittinghus (Wkwkwkwkkwkwk ditunggu, VIttinghus)."
"(wkwkwkwk)," tulis Gregoria di kolom komentar diakhiri emotikon menangis dan jempol.
Hans-Kristian Vittinghus diketahui sebagai salah satu pebulu tangkis asing yang dekat dengan Indonesia. Pada Februari 2021 lalu, dia mendapat hadiah dari Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood), Axton Salim.
Hadiah itu sebagai terima kasih terhadap Vittinghus karena sempat 'menolong' tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting untuk lolos ke ajang BWF World Tour Finals 2020 di Bangkok, Thailand, pada Januari tahun lalu.
Pebulutangkis 35 tahun itu secara tak langsung membantu Anthony lolos setelah mengalahkan Lee Cheuk Yiu (Hong Kong) di perempat final Toyota Thailand Open.
Tag
Berita Terkait
-
Anthony Sinisuka Ginting Berniat Kudeta Viktor Axelsen dari Posisi Rangking 1 WBF
-
Top Sport: Magis Mulyo Handoyo, Antar Taufik Hidayat hingga Loh Kean Yew Jadi Juara Dunia
-
Loh Kean Yew Raih Mendali Emas dan Cetak Sejarah di BWF 2021
-
Magis Mulyo Handoyo, Antar Taufik Hidayat hingga Loh Kean Yew Jadi Juara Dunia
-
Pencuri Mobil Keluarga Anthony Sinisuka Ginting Bebas, Ini Sebabnya
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara