Suara.com - Rafael Nadal mengaku tidak akan menyesal jika dia gagal merengkuh gelar Grand Slam saat dia semakin dekat dengan rekor Grand Slam ke-21 di Australian Open.
Petenis hebat asal Spanyol itu selamat dalam pertarungan lima set melawan petenis Kanada Denis Shapovalov di Rod Laver Arena, Selasa, untuk mencapai semifinal ketujuh di Melbourne.
Sementara Novak Djkovic dideportasi sebelum turnamen dan Roger Federer belum pulih dari operasi lutut, Nadal memiliki kesempatan yang lebih untuk meraih rekor sepanjang masa. Namun, dia mengatakan tidak masalah baginya jika hal itu tidak terjadi.
"Saya tidak berharap apa pun. Saya hanya terus berjalan," kata Nadal, dikutip Antara dari Reuters.
"Mengenai apa yang bisa terjadi di masa depan, sejujurnya saya tidak terlalu peduli."
"Saya tidak akan frustrasi jika Novak atau Roger mengakhiri karier dengan lebih banyak Grand Slam daripada saya."
"Maksud saya mari nikmati situasi yang kami lakukan, masing-masing dari kami, kami melakukan hal-hal yang sangat istimewa dalam olahraga kami."
Dari khawatir kariernya dalam bahaya beberapa bulan lalu saat dia berjuang untuk pulih dari masalah kaki, kini Nadal akan bertanding di semifinal Grand Slam ke-36 pada Jumat.
Istirahat satu hari ekstra menjadi berkah besar bagi petenis berusia 35 tahun itu setelah bekerja keras selama empat jam lebih melawan unggulan ke-14 Shapovalov.
Shapovalov bangkit dari ketertinggalan dua set untuk membawa pertandingan ke set penentuan kelima. Nadal mengatakan hal itu adalah "sedikit keajaiban" bahwa dia berhasil mengatakan petenis berusia 22 tahun itu.
"Saya hancur, jujur, secara fisik," kata Nadal, yang mengambil timeout medis di luar lapangan setelah Shapovalov merebut set keempat.
"Tetapi servis saya bekerja dengan baik, dan bagi saya, setiap pertandingan yang saya menangi dengan servis saya adalah sebuah kemenangan."
"Tentu saja di awal set kelima… saya sangat khawatir."
"Tetapi lebih dari (itu), saya pikir akan sangat sulit untuk memenangi pertandingan itu."
"Tapi di sinilah saya... Ini berita yang luar biasa, bukan?"
Berita Terkait
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
-
Debut Sensasional! Janice Tjen Tumbangkan Unggulan di Babak Pertama Australian Open 2026
-
Raymond/Joaquin Sabet Gelar S500 Perdana, Ingatkan pada Era The Minions
-
Indonesia Sabet Dua Gelar dan Empat Runner Up di Australian Open 2025!
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga