Suara.com - Petinju Indonesia Ongen Saknosiwi mempersiapkan diri, salah satunya dengan memperbanyak latih tanding menjelang duel melawan Rattakorn Tassaworn di World Siam Stadium, Bangkapi, Bangkok, Thailand, 4 Maret.
Ongen mendapat bantuan dari deretan tinju Indonesia yang bernaung di bawah Daud Boxing Club, seperti Leonardo Yordan, Agus Kustiawan, Sunardi, dan Hizar.
Nama-nama tersebut, kata Ongen, memiliki tipe permainan yang mirip dengan calon lawan. "Persiapan semua lancar. Sampai saat ini sudah tahap latih tanding. Semuanya sangat bagus, dan saya juga berlatih tanding dengan bang Daud Yordan," kata Ongen seperti dimuat seperti dimuat Antara, Kamis.
Dalam persiapan menuju duel perebutan gelar WBC Asia Boxing Council Continental kelas bulu (57,1kg), Ongen berlatih di sasana milik Daud Yordan di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Dia berada dalam naungan pelatih Edin Diaz. "Saya berlatih setiap pagi mulai pukul 7:30 dan malam pukul 19:30. Untuk durasi, kami menyesuaikan program latihan," kata Ongen.
Bagi Ongen, ini merupakan duel pertama setelah dua tahun lamanya tak naik ring. Kali terakhir, Ongen berlaga saat mengalahkan petinju Filipina Marco Demecillo di Jatim Park 3, Batu, Jawa Timur, pada 17 November 2019.
Terkait lawan yang akan dihadapi nanti, Ongen mengaku perlu mewaspadai setiap gerakan Tassaworn. Selain itu, faktor nonteknis juga menjadi perhatian, mengingat pertandingan berlangsung di kandang lawan.
"Menurut saya semuanya perlu diwaspadai. Tetapi saya sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan 4 Maret nanti dan saya banyak belajar dari bang Daud juga," kata Ongen.
Sejak debut profesional 23 November 2016, Ongen tak terkalahkan dalam delapan pertandingan. Bahkan tujuh di antaranya diraih dengan hasil knockout (KO).
Baca Juga: Jelang Laga di Thailand, Daud Yordan Siapkan Strategi Lawan Petinju Asal Korea Selatan
Sementara Rattakorn Tassaworn sepanjang karier profesional memiliki catatan 13 kali menang, empat kalah, dan satu hasil imbang. Semua pertandingan bergulir di Thailand.
Selain duel Ongen versus Tassaworn, petinju Indonesia lainnya Daud Yordan juga akan melakoni duel di lokasi dan waktu yang sama melawan Hwang Kil Kim asal Korea Selatan untuk perebutan titel WBC Asia Boxing Council Silver divisi ringan super (63,5kg).
Berita Terkait
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati