Suara.com - Rans PIK Basketball dan Prawira Bandung menambah catatan kemenangan mereka dalam musim reguler Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022 setelah mengalahkan lawannya masing-masing pada pertandingan seri kedua di C-Tra Arena, Bandung, Minggu (30/1/2022).
Rans PIK membuka pertandingan hari ini dengan membungkam sesama tim debutan, Tangerang Hawks, dengan skor 63-47.
Kemenangan tersebut menjadi yang kedua bagi tim milik Raffi Ahmad itu dari total lima gim yang dimainkan setelah sebelumnya membungkam tim debutan, Bumi Borneo Pontianak.
Hal Shane Heyward mencatatkan double-double dalam laga kali ini dengan raihan 12 poin dan 12 rebound, diikuti 15 angka dari Agus Salim, demikian catatan resmi liga seperti dimuat Antara.
Pada pertandingan lain, Prawira Bandung memetik kemenangan ketiga mereka seusai membungkam DNA Bima Perkasa Jogja 75-53. Hasil itu membawa tim asuhan David Singleton itu naik ke posisi kelima klasemen Divisi Putih dengan koleksi 8 poin.
Sementara itu, bagi Bima Perkasa kekalahan tersebut kian memperburuk catatan mereka yang belum juga mengantongi satu pun kemenangan di sepanjang seri pertama IBL 2022 sehingga harus bertahan sebagai juru kunci klasemen Divisi Merah.
Yudha Saputera menjadi mesin pencetak angka Prawira dalam pertandingan ini dengan perolehan 20 poin, disusul Taj Davis Spencer dengan double-double 12 poin dan 11 rebound, serta 12 poin dari Abraham Grahita
Dari kubu Bima Perkasa, hanya Jordan Wesley Jacks yang meraih dua digit angka dengan 16 poin dan 12 rebound.
Penampilan hari ini merupakan debut Bima Perkasa di bawah pelatih kepala baru mereka, Kartika Siti Aminah, yang menggantikan posisi Dean Murray.
Baca Juga: Dua Pertandingan IBL 2022 Hari Ini Ditunda karena COVID-19
Bersama Bima Perkasa, Kartika sebelumnya merupakan asisten pelatih David Singleton yang musim ini menjadi pelatih kepala Prawira Bandung.
Sementara itu, dua pertandingan lain yang dijadwalkan digelar hari ini antara Pelita Jaya dan Satya Wacana Salatiga serta Indonesia Patriots dan NSH Mountain Gold Timika diputuskan ditunda setelah adanya sejumlah pemain yang terpapar Covid-19.
Dari 28 personel Indonesia Patriots tujuh di antaranya positif terpapar virus corona. Mereka adalah Ali Bagir Wayarabi Alhadar, AA Gede Bagus, Victory Lobbu, Serigne Modou Kane, asisten pelatih Ricky Gunawan, manajer tim Jamin Matotoran dan Renny Dwi Chandrawati.
Adapun dua pebasket Pelita Jaya yang terkonfirmasi positif COVID-19 adalah Govinda Julian Saputra dan Fernando Fransco Manansang. Namun beberapa personel Pelita Jaya kini juga dalam pengawasan khusus tim dokter dan satgas COVID-19 dari IBL sebelum diizinkan kembali bertanding.
Berita Terkait
-
Wahyu Widayat Jati Jadi Pelatih Baru RANS PIK Basketball
-
Akhiri Penantian 25 Tahun, Tim Basket Prawira Harum Bandung Juara IBL 2023
-
Kalahkan Pelita Jaya Bakrie, Prawira Bandung Juara IBL 2023
-
Semifinal IBL 2023: Prawira Bandung Menang di Solo, Unggul 1-0 atas Dewa United
-
Hasil IBL 2023: RANS PIK Akhiri Seri Yogyakarta dengan Kemenangan
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Hasil Singapore Open 2026: Jonatan Christie Langsung Tersingkir di Babak Pertama
-
Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Dipastikan Bersua Lakshya Sen
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1