Suara.com - Rookie tim Tech3 KTM Factory Racing Remy Gardner melanjutkan proses adaptasi dengan mesin MotoGP pada hari kedua sesi shakedown di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa, meski masih merasakan sakit di pergelangan tangannya yang bulan lalu dioperasi.
Pebalap Australia itu menjalani operasi untuk mengatasi retakan minor pada pergelangan tangan kanannya. Dua sekrup terpasang di bawah lengannya menyusul cedera saat latihan motorcross.
Gardner, yang merupakan juara dunia Moto2 tahun lalu, mengaku pergelangan tangannya belum fit sepenuhnya dan bisa semakin sakit apabila terus digerakkan.
Meski demikian, ia merasa hasil positif dari adaptasinya dengan mesin MotoGP menjelang hari terakhir sesi shakedown, yang khusus diikuti test rider dari setiap pabrikan, rookie dan tim konsesi.
"Hari ini hari yang sangat positif. Saya mulai merasa lebih baik dengan motor ini karena kami membuat sejumlah perubahan yang baik," kata Gardner dikutip laman resmi MotoGP seperti dimuat Antara.
"Walaupun secara keseluruhan saya bisa melaluinya, saya masih berkutat dengan pergelangan tangan saya karena itu terasa sedikit lebih sakit di penghujung hari."
"Namun, hari-hari ini untuk menguji banyak hal, semuanya berjalan lancar saat ini, saya menikmati prosesnya, dan saya tak sabar lagi menunggu besok."
Rekan satu timnya, Raul Fernandez, merasakan hasil serupa meskipun sempat terjatuh pada hari kedua.
"Hari kedua sangat positif bagi saya saat saya melanjutkan proses adaptasi saya dengan kelas MotoGP," kata Fernandez, yang tahun ini sama-sama dipromosikan ke kelas premier oleh KTM.
Baca Juga: Seluruh Ban dan Bahan Bakar Tim MotoGP Sudah Tiba di Sirkuit Mandalika
"Kami bekerja sangat baik dan menjalani banyak lap untuk memahami banyak hal berbeda. Saya rasa pendekatan terbaik adalah fokus dengan diri saya dan melahap banyak putaran tanpa mengubah motor terlalu sering."
Sepang akan juga menjadi arena tes pramusim MotoGP pada 5-6 Februari.
Berita Terkait
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun