Suara.com - Ganda campuran PB Djarum Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dalam kondisi siap tampil dalam menghadapi turnamen Super 1.000 All England 2022 yang akan bergulir di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada 16-20 Maret.
Pasangan peringkat kelima dunia itu telah bertolak ke Negeri Elizabeth pada Senin dini hari pukul 00:15 WIB, menggunakan maskapai Emirates EK359 dari Bandara Soekarno-Hatta.
Selain Praveen/Melati, PB Djarum juga mengirim satu wakil lainnya yakni Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja. Mereka ditemani sang pelatih Vita Marissa.
Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin berharap Praveen/Melati dan Dejan/Gloria bisa memanfaatkan kesempatan bertanding dan memberikan penampilan yang maksimal.
"Kondisi mereka saat ini dalam keadaan baik dan siap bertanding. Pesan saya, agar mereka bisa tampil maksimal untuk pembuktian diri, bahwa mereka masih sangat layak menjadi salah satu pasangan terbaik Indonesia dan dunia,” kata Yoppy dilansir laman resmi PB Djarum, Senin.
Praveen/Melati dan Dejan/Gloria sebelumnya batal tampil pada gelaran Super 300 German Open di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Jerman, 8-13 Maret, karena dinyatakan positif COVID-19.
Dengan kondisi tersebut, otomatis kedua pasangan tersebut pun hanya akan melakoni dua pertandingan di Eropa. Selain All England, mereka juga dijadwalkan bersaing pada gelaran Super 300 Swiss Open yang akan berlangsung pada 22-27 Maret.
Pada Swiss Open, PB Djarum juga akan memberangkatkan ganda campuran Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami. Mereka akan berangkat ke Swiss pada 20 Maret. Setelah itu mereka juga akan tampil pada Orleans Masters di Palais des Sports, Prancis pda 29 Maret-3 April.
Baca Juga: All England 2022: Ganda Campuran Diminta Taklukan Cuaca dan Karakteristik Shuttlecock 'Eropa'
Berita Terkait
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026