Suara.com - Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie sedang ramai diperbincangkan. Jonatan Christie alias Jojo jadi perbincangan karena memenangkan Swiss Open 2022.
Pria yang lahir pada 15 September 1997 itu telah menorehkan sejumlah prestasi di olahraga raket tersebut. Baru ini, Jonatan Christie kembali memenangkan pertandingan di Swiss Open 2022. Lantas, apa saja prestasi Jonathan Christie yang sudah ia raih?
Berikut deretan prestasi Jonatan Christie.
1. Sea Games 2017
Prestasi yang diraih oleh Jonathan Christie pada tahun 2017 yakni Sea Games 2017 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Jonatan Christie berhasil melawan Khosit Phetpradab yang berasal dari Thailand.
Jonatan Christie memenangkan Sea Games 2017 dengan skor 21-19, 21-10 dan berhasil mendapatkan juara 1 dengan medali Emas.
2. Menang Lawan Chou Tien Chien
Selanjutnya pada tahun 2018, Jonathan Christie berhasil meraih kemenangan serta mendapatkan medali Emas di Istora Senayan, Indonesia. Jonathan Christie berhasil memenangkan pertandingan dengan skor yang diraih yakni 21-18, 20-22, 21-15. Dalam turnamen tersebut, Jonathan Christie berhasil mengalahkan Chou Tien Chien yang berasal dari Taiwan.
3. BWF World Tour
Baca Juga: Maju Final Swiss Open 2022, Indonesia Diwakili Fajar/Rian dan Jojo
Berikutnya, Jonathan Christie pernah mengikuti BWF World Tour yang diumumkan tanggal 19 Maret 2017 dan dilaksanakan pada tahun 2018.
BWF World Tour adalah serangkaian turnamen bulu tangkis elit yang telah mendapatkan persetujuan Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF). BWF World Tour terbagi menjadi enam tingkatan yakni World Tour Finals, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 dan BWF Tour Super 100.
Dalam BWF World Tour, pada tahun 2018, Jonatan Christie mengikuti BWF di Selandia Baru Terbuka tingkat Super 300 melawan Lin Dan.
Jonathan Christie berhasil menjadi pemenang kedua dengan medali perak dengan skor 14-21, 19-21.
4. Empat Turnamen
Kemudian berturut-turut di tahun 2019, Jonathan Christie mengikuti 4 turnamen yakni Perancis Terbuka tingkat Super 750, Jepang Terbuka tingkat Super 750, Australia Terbuka tingkat Super 300, Selandia Baru Terbuka tingkat Super 300.
Tag
Berita Terkait
-
Tekuk Ganda Putra Malaysia, Fajar / Rian Juara Swiss Open 2022
-
Kalahkan Wakil India, Jonatan Christie Juarai Tunggal Putra Swiss Open 2022
-
Taklukkan Wakil India Dua Gim Langsung, Jonatan Christie Kampiun Swiss Open
-
Maju Final Swiss Open 2022, Indonesia Diwakili Fajar/Rian dan Jojo
-
Jangan Terlewatkan! Jadwal Final Swiss Open 2022 Nanti Sore, Dua Wakil Indonesia Siap Berlaga
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati