Suara.com - Turnamen esports bergengsi Tanah Air, Super Esport Series segera bergulir kembali. Pada gelaran Season 2 ini, mereka turut mempertandingkan Mobile Legends: Bang Bang.
Mobile Legends: Bang Bang atau MLBB merupakan salah satu dari delapan game yang akan dimainkan dalam cabang olahraga (cabor) esports di SEA Games 2022 Vietnam.
Selain MLBB, Super Esport Series Season 2 akan memainkan satu game SEA Games 2022 lainnya yakni Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile.
Di luar dua game itu, Super Esport Series juga masih akan mempertandingkan eFootball. Tiga game di atas akan dipertandingkan dalam dua periode.
Pada periode pertama di semester I 2022, Super Esport Series akan mempertandingkan Mobile Legends: Bang Bang, dan Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile dengan total hadiah Rp 600 juta.
Sementara di periode kedua yakni semester II 2022, giliran eFootball yang akan dipertandingkan dengan total hadiah Rp 300 juta.
Penambahan cabang game ini tak lepas dari tingginya animo pegiat esport pada season sebelumnya yang diikuti oleh ribuan peserta.
Di samping itu, menurut data yang dilansir dari Hootsuit, Mobile Legends: Bang Bang menjadi game mobile paling populer di Indonesia pada tahun 2021, dengan menduduki top grossing kedua di Google Play Store dan top grossing pertama di App Store.
"Superchallenge berupaya terus konsisten melebarkan sayap untuk menjadi wadah komunitas-komunitas esport Tanah Air dengan jangkauan yang lebih luas lagi," ujar Martin Sofian selaku perwakilan penyelenggara Superchallenge.
"Dengan penambahan cabang game dan total hadiah yang kami suguhkan, kami harap hadirnya Super Esport Series mampu mendorong semangat anak muda untuk berprestasi di kancah esport nasional dan kelak dapat mengharumkan nama bangsa di level dunia."
Di Super Esport Series Season 2, Superchallenge selaku penyelenggara melipatgandakan hadiah untuk setiap game yang dipertandingkan dari Rp150 juta tahun lalu menjadi Rp300 juta. Hal itu dilakukan bukan tanpa alasan.
Itu menjadi komitmen mereka untuk memajukan ekosistem esport di Tanah Air yang mulai berkembang pasca esport masuk dalam cabang olahraga eksibisi Asian Games 2018 lalu.
"Turnamen ini adalah momentum yang tepat bagi para anak muda untuk menunjukkan prestasi mereka. Dengan spirit Superchallenge yaitu Dare To Win, tantangan ini terbuka untuk siapapun yang memiliki semangat untuk menang," terang Martin Sofian.
Super Esport Series Season 2 terbagi menjadi dua periode. Periode satu yaitu Mobile Legends: Bang Bang dan Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile telah memasuki fase registrasi mulai tanggal 16 Maret 2022 hingga 30 April 2022.
Sementara itu, di semester dua, kompetisi eFootball rencananya memulai tahap registrasi pada pertengahan Oktober 2022. Turnamen diselenggarakan secara hybrid, mengkombinasikan sistem daring dan luring, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat dan menyeluruh.
Berita Terkait
-
Kemenpora Belum Putuskan Kepastian Timnas Voli Putri Indonesia ke SEA Games
-
Misi Ganda Shin Tae-yong saat Jumpa Pelatih Ansan Greeners, Salah Satunya Bahas Nasib Asnawi Mangkualam
-
Modal Penting Pesepeda Ayustina Jelang SEA Games Hanoi
-
Tak Cuma Tolak Bayar Utang Pada Negara, Anak Soeharto Juga Minta Kasus Dana Sea Games Ditutup
-
5 Fakta Kasus Bambang Trihatmodjo Kekeh Tolak Bayar Utang SEA Games 1997
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis