Suara.com - Pelatih tim angkat besi Indonesia Dirja Wihardja mengaku masih buta peta kekuatan tuan rumah pada SEA Games Hanoi, Vietnam yang dijadwalkan bergulir pada 12-23 Mei.
Hal ini karena Vietnam minim mengikuti kompetisi sebelum pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu bergulir. "Vietnam dari peta kekuatan belum kirim-kirim atlet dalam satu tahun belakangan ini. Jadi kami buta, apalagi mereka tuan rumah, pasti mereka latihannya lebih bagus lagi," kata Dirja kepada wartawan seperti dimuat Antara.
Selain Vietnam, lawan berat untuk Indonesia, lanjut Dirja, adalah Thailand. "Mereka sudah menyelesaikan scouting doping. Jadi Thailand dan Vietnam ini yang akan menjadi lawan berat kita," ujar Dirja menambahkan.
Atlet angkat besi terus mematangkan persiapan. Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB Pabsi) tengah mempersiapkan 16 atlet, namun kata Dirja yang tampil pada SEA Games Hanoi berjumlah 13.
"Terkait target makin ke sini makin berat. Kami fokus untuk kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Sedangkan SEA Games Hanoi ini adalah batu loncatan," ujar Dirja.
Angkat besi menjadi cabang olahraga andalan Indonesia dalam berbagai multievent. Pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina pada 2019, tim angkat besi Indonesia berada di urutan kedua dalam klasemen perolehan medali dengan empat emas, satu perak, lima perunggu.
Empat emas Merah Putih masing-masing diraih Eko Yuli Irawan (61kg putra), Deni (67kg putra), Rahmat Erwin Abdullah (73kg putra), dan Windy Cantika Aisah (49kg putri).
Sementara satu perak diraih oleh lifter Lisa Setiawati pada kelas 45kg putri. Lima perunggu masing-masing Surahmat Wijoyo (55kg putra), Juliana Klarisa (55kg putri), Putri Aulia Andriani (59kg putri), Bernadicta Babela Mei Study (64kg putri), Tsabitha Alfiah Ramadani (71kg putri).
Indonesia berada di bawah Vietnam yang meraih medali terbanyak dengan empat emas, lima perak, satu perunggu. Sementara tuan Filipina di posisi ketiga dengan dua emas, tiga perak, dua perunggu.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Lebaran di Korea Selatan, Langsung ke Vietnam untuk SEA Games 2021
Berita Terkait
-
Rahmat Erwin Abdullah Raih Medali Emas Angkat Besi SEA Games 2025
-
Rizky Juniansyah Menggila di SEA Games 2025: Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
-
Lifter Rizki Juniansyah Diangkat Jadi Letnan Dua TNI usai Juara Dunia 2025
-
Ingin Ulangi Kesuksesan, Rizki Juniansyah Bertekad Pecahkan Rekor di SEA Games 2025
-
Minim Sarana, Atlet Angkat Besi di Boyolali Berlatih di Rumah Warga
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Indonesia Masters 2026 Kembali Digelar di Istora, Siap Hidupkan Kembali Atmosfer
-
Menang di Laga Perdana India Open 2026, Putri Kusuma Wardani Merasa Banyak Lakukan Kesalahan
-
Marc Marquez Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2026
-
Jadwal Wakil Indonesia di India Open 2026, Mulai Tanding Hari Ini
-
Tunggal Putri India Ungkap Peran Pelatih asal Indonesia dalam Kebangkitannya
-
Popsivo Sapu Bersih Proliga 2026 di Pontianak dengan Kemenangan
-
4 Wakil Indonesia Siap Berlaga di India Open 2026, Jonatan Christie hingga Sabar/Reza
-
Performa Menanjak, Dua Pasangan Ganda Putri Ini Masuk Proyeksi Asian Games 2026
-
PBSI Resmi Kembali Rombak Ganda Putri, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Dipisah
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia