Suara.com - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir mengungkapkan kekecewaan usai MotoGP Argentina 2022. Hal ini lantaran dirinya tak mampu meraih podium di sana.
Padahal dirinya merasa mampu meraih podium ketika manjalani balapan yang digelar di Sirkuit termas de Rio Hondo.
Sayangnya hasil akhir menunjukkan dirinya hanya mampu berada di posisi keempat saja.
Ia mengaku kalau saat balapan, motor GSX-RR yang ditunggangi cukup mumpuni untuk bisa berada di posisi pertama.
"Saya pikir dengan kecepatan yang berhasil kami atur, kami bisa finis di posisi yang jauh lebih baik jika start dari posisi terdepan," kata Joan Mir dikutip dari Paddock-GP.
"Saya kehilangan banyak waktu untuk menyalip Takaaki Nakagami, lalu Luca Marini, dan kemudian saya berada di belakang Pol Espargaro," jelas Mir.
"Di lap-lap terakhir kecepatan saya meingkat, dan jika Anda membandingkan waktu saya dengan para pembalap terdepan maka Anda dapat melihat bahwa saya lebih cepat," ucapnya.
Meski begitu, Joan Mir tetap harus move on dan menatap seri selanjutnya, yakni MotoGP Amerika Serikat 2022. Selamat berjuang Joan Mir.
Baca Juga: Gagal Raih Podium di MotoGP Argentina 2022, Francesco Bagnaia Mengaku Sudah Cukup Puas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026