Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menuturkan bahwa keberhasilan mereka melalui babak perempat final Korea Open 2022 dengan mengalahkan pasangan asal Jepang, merupakan keberuntungan karena secara keseluruhan merasa belum bermain bagus di Suncheon.
Dalam pertandingan yang berlangsung di di Palma Indoor Stadium, Rinov/Pitha menyingkirkan Hiroki Midorikawa/Natsu Saito dari peta persaingan sektor ganda campuran lewat kemenangan rubber game 15-21, 21-18, 21-16.
"Alhamdulillah hari ini kami masih diberi kemenangan karena kami merasa belum bermain bagus. Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri, banyak mati sendiri. Benar-benar rezeki dari Allah," kata Rinov sepeti dilansir PP PBSI melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Penampilan unggulan keenam memang sedang naik turun sepanjang pertandingan. Setelah berimbang di dua gim awal, mereka tertinggal 6-11 di interval gim penentuan. Secara perlahan mereka mulai mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan 14-14.
Pasangan Jepang kembali unggul 16-14, sebelum akhirnya Rinov/Pitha mengemas tujuh poin beruntun untuk menutup laga. Selain performa yang belum konsisten, di pertandingan hari ini fokus Rinov/Pitha juga terpecah karena banyaknya kesalahan servis yang mereka terima.
"Tadi walau kami bermain tidak bagus, kami tidak mau menyerah. Selama pertandingan belum berakhir kami selalu berusaha. Itu mungkin yang bisa membuat kita menang hari ini. Sempat bingung saja tadi banyak disalahkan servisnya, fokus jadinya sedikit goyah. Semoga besok kami bisa lebih baik," Rinov berharap.
Dengan kemenangan ini, Rinov/Pitha pun lolos ke babak semifinal turnamen level Super 500 untuk kesekian kalinya. Kali ini mereka ingin mencetak sejarah dengan lolos ke babak final.
"Selama ini kan kami selalu mentok di semifinal Super 500, besok inginnya menang terus juara," sebut Rinov.
Sayangnya keberhasilan Rinov/Pitha tak bisa diikuti unggulan ketujuh Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso yang terhenti di perempat final. Saat menghadapi pasangan tuan rumah, Ko Sung Hyun/Eom Hye Won, Adnan/Mychelle dikalahkan 19-21, 21-18, 18-21.
Baca Juga: Hasil Korea Open 2022: Shesar Hiren Rhustavito Dipulangkan Peringkat 75 Dunia
Selain Rinov/Pitha, pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie juga melaju ke babak empat besar setelah menang atas Kunlavut Vitidsarn asal Thailand 8-21, 21-17, 21-19.
Berita Terkait
-
Rinov, Yere, Pitha, dan Lisa Putuskan Keluar Pelatnas, Ini Respons Eng Hian
-
6 Atlet yang Lolos Kualifikasi World Tour Finals 2025 Pasca Korea Open 2025
-
Jadwal Perempat Final Korea Open 2025: Peluang Jojo Balaskan Dendam Ginting
-
Gregoria Mariska Batal Tampil di China Masters dan Korea Open 2025, Ini Penjelasan PBSI
-
Tekuk Wakil Singapura Lewat Rubber Set, Jonatan Christie Keluhkan Kondisi Kok
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati