Suara.com - Bintang Philadelphia 76ers (Sixers) Joel Embiid mengikuti jejak legenda NBA Shaquille O'Neal sebagai pemain center yang berhasil meraih gelar top skor di musim 2021/2022 ini.
Gelar itu didapatkan Embiid bahkan sebelum pertandingan pemungkas musim reguler Sixers dimainkan, sebab pesaing terdekatnya Giannis Antetokounmpo dipastikan absen dari gim melawan Cleveland Cavaliers pada Senin.
Embiid menorehkan rata-rata 30,6 poin per gim untuk menjadi center pertama setelah O'Neal yang menyabet gelar top skor, tetapi melampaui legenda NBA itu yang meraih gelar serupa dengan 29,7 poin per gim pada 1999/2000.
Selain itu, Embiid juga membukukan rekor sebagai center pertama yang mampu melampaui raihan 30 poin per gim dalam semusim setelah Moses Malone yang memiliki rata-rata 31,1 poin per gim yang sayangnya hanya cukup menjadi runner-up top skor NBA 1981/82 di belakang pebasket San Antonio Spurs George Gervin.
Embiid pada akhirnya juga absen dari gim pemungkas Sixers yang mengalahkan Detroit Pistons 118-106 di Wells Fargo Center, Senin kemarin.
Kendati demikian, pebasket berusia 28 tahun asal Kamerun itu secara praktis telah mengunci gelar top skor lewat penampilan gemilangnya dalam empat pertandingan terakhir sepekan.
Embiid mencetak 44 poin saat Sixers di Cleveland Cavaliers pada 3 April, 45 poin di Indiana Pacers (5 April), 30 poin di Toronto Raptors (7 April), dan 41 poin saat menjamu Pacers (9 April).
Secara keseluruhan juga Embiid jadi pemain yang paling sering mencetak 40 poin atau lebih sepanjang musim reguler NBA 2021/22 yakni sebanyak 13 kali di atas Antetokounmpo (10), bintang Atlanta Hawks Trae Young (10) dan pilar utama Golden State Warriors Stephen Curry (7).
Ia juga paling sering mencetak 30 poin atau lebih musim ini dengan 40 kali di atas Young (35), Antetokounmpo (34), megabintang Los Angeles Lakers LeBron james (34).
Gelar top skor ini semakin sekaligus memperkuat posisi Embiid dalam persaingan menjadi Pemain Terbaik (MVP) NBA musim ini di mana ia jadi tiga terdepan bersama Antetokounmpo serta bintang Denver Nuggets Nikola Jokic.
MVP NBA nantinya akan ditentukan berdasarkan jajak pendapat oleh panel yang berisikan reporter dan penyiar Amerika Serikat serta Kanada.
[Antara]
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati