Suara.com - Johann Zarco gagal meraih podium di MotoGP Amerika 2022. Ia hanya mampu finish di posisi ke sembilan.
Ia pun mengaku kalau kegagalannya tersebut disebabkan oleh motor yang ditungganginya. Ia merasa belum bisa nyetel dengan Desmosedici GP yang dikendarainya dan menyebut motornya terlalu liar.
"Saya menemukan Ducati ini hebat dan memiliki potensi gila, tapi sayangnya sangat sulit untuk dieksploitasi," kata Zarco dilansir dari Motosan.es
"Saya masih belum berhasil mendapatkan kunci untuk mengeksploitasinya," jelas Zarco.
"Saya memiliki kemampuan untuk melaju dengan sangat cepat tetapi tidak terlalu nyaman, dan kurangnya kemudahan itu sangat menguras tenaga saya," lanjutnya.
Hal inilah yang membuat Johann Zarco kelimpungan di MotoGP Amerika 2022. Meski begitu, Zarco pun banyak mempelajari agar ia bisa mengendalikan motornya tersebut.
"Di sisi teknis, saya harus berhasil menemukan kunci-kunci kecil ini untuk mendekatkannya dengan gaya saya," kisah Zarco.
"Sudah lebih dari satu setengah tahun sejak saya bicara soal adaptasi ini. Saya pikir ada potensi untuk melaju dengan sangat cepat, tapi saat ini belum," terangnya.
Mampukah Johann Zarco menaklukkan motor Ducati di musim MotoGP 2022 ini?
Baca Juga: Francesco Bagnaia Punya Target Khusus Jelang MotoGP Portugal 2022, Apa Itu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas