Suara.com - Dua pebasket Dewa United Surabaya, Ferdian Dwi Purwoko dan Yurifan Hosen, menceritakan momen yang selalu mereka rindukan saat menjalani ibadah puasa bersama keluarga.
Momen yang terbilang sepele, namun memiliki makna dan kesan mendalam, misalnya hidangan wajib saat berada di rumah.
"Momen puasa yang paling diingat mungkin ketika mencari takjil bareng keluarga pas mau buka puasa, membantu bikin makanan, terus momen lain seperti kumpul bareng pas buka puasa dan salah Tarawih," kata Ferdian seperti dikutip dari Antara.
Ferdian dan Yurifan serta pemain Dewa United lainnya dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing karena pihak manajemen memang meliburkan seluruh skuadnya.
Hal itu demi memberikan kesempatan para pemain dan staf pelatih menjalankan ibadah puasa bersama keluarga. Maklum, tuntutan menjadi pebasket profesional menjadikan para pemain dan staf harus rela berjauhan dengan keluarga.
Sehingga saat jeda kompetisi IBL 2022 yang akan berlanjut Agustus nanti, para pemain diberikan kesempatan pulang ke rumah masing-masing.
"Kalau saya yang paling diingat bareng keluarga di bulan puasa jujur tidak ada momen spesial, karena hampir setiap Ramadan saya tidak di rumah. Jadi pas kumpul bareng keluarga itu bakalan jadi momen paling spesial dan paling diingat, soalnya jarang banget bisa puasa di rumah bareng keluarga," ujar Hosen.
Tak hanya soal momen, kedua pemain ini pun bercerita soal makanan wajib pada bulan puasa yang selalu mereka rindukan. Terlebih Hosen yang memiliki makanan wajib saat puasa di daerahnya tinggal.
"Makanan wajib di rumah kalo lagi puasa itu tempe mendoan. Soalnya di daerah Gombong (Jawa Tengah) dan sekitarnya mendoan itu sudah jadi ciri khas, jadi wajib ada kalo lagi bulan puasa," kata Hosen.
Berbeda dengan Hosen, Ferdian yang merupakan rookie Dewa United Surabaya ini mengakui tidak ada makanan yang jadi hidangan wajib saat puasa. Dia mengakui jika perbedaannya adalah saat puasa lebih banyak hidangan manis untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
"Lebih ke makanan yang manis-manis kali ya kayak kurma, pudding, sama es campur atau es kelapa muda gitu sih palingan yang jadi hidangan di momen puasa," kata Ferdian.
Saat ditanya soal harapannya di bulan puasa tahun ini, keduanya pun kompak menjawab supaya bisa meningkatkan ibadah. Terlebih menjalani ibadah puasa bersama keluarga terbilang menjadi momen langka bagi Ferdian dan Hosen sebagai pebasket profesional.
"Harapan di Ramadan ini tidak yang muluk-muluk, semoga bisa beribadah dengan baik selama Ramadan ini dan dan bisa menjadi personal yang lebih baik lagi dari segala sisi," kata Hosen.
"Saya juga berharap di Ramadan tahun ini bisa menjalankan sebulan penuh ibadah puasa tanpa ada hambatan, dan selalu diberi kesehatan serta keselamatan," ujar Hosen menambahkan.
Rencananya, seluruh skuad Dewa United Surabaya akan kembali berkumpul usai hari raya Idul fitri. Para pemain diproyeksikan oleh melakukan persiapan intens untuk menghadapi babak playoff IBL 2022.
[Antara]
Berita Terkait
-
Prawira Harum Bandung Rebut Peringkat 3 IBL Indonesia Cup 2022, Setelah Menang Tipis dari Dewa United 71-69
-
IBL Indonesia Cup 2022: Dewa United Lolos ke Perempat Final
-
Dewa United Rekrut Dua Pebasket Asing untuk IBL Musim 2023
-
Dewa United Surabaya Perpanjang Kontrak Kevin Moses dan Ferdian Dwi Purwoko
-
Dewa United Pinjamkan Jamarr Johnson ke Klub Thailand Mekong United
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing