Suara.com - Dewa United Surabaya berhasil lolos ke perempat final usai mengalahkan NSH Mountain Gold Timika pada hari terakhir babak penyisihan IBL Indonesia Cup 2022, Rabu (9/11/2022).
Bertanding di Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Dewa United meraih menang atas NSH dengan skor 62-53. Kemenangan itu membuat tim asuhan pelatih Maximiliano menyapu bersih pertandingan babak penyisihan.
Kemenangan atas NSH juga membuat Dewa United mengantongi enam poin, setelah menang atas Elang Pacific Caesar dan Satya Wacana Salatiga, yang artinya menjadi juara Grup A.
Melawan NSH, Dewa United turun dengan starting five Jason Christhoufer, Kaleb Ramot Gemilang, Dio Tirta Saputra, Jamarr Andre Johnson, dan Leonardo Effendy.
Mengutip laman resmi Dewa United, Jamarr dan kawan-kawan pun langsung tampil gemilang sejak kuarter pertama, yang mampu unggul jauh 25-6 dari NSH.
Sayang keunggulan jauh itu sempat dipangkas NSH yang unggul 22-14 di kuarter kedua, namun total poin masih dipimpin Dewa United dengan 39-28.
Kuarter ketiga pun kembali menjadi milik NSH setelah mengungguli Anak Dewa 11-9, dan mulai menipiskan ketinggalan menjadi 39-48 dari total poin.
Memasuki kuarter keempat, dominasi Anak Dewa masih berlanjut meski bermain sama kuat dengan NSH dengan skor 14-14.
Namun keunggulan Dewa United Surabaya sudah tidak bisa lagi dikejar NSH, menutup game ketiga di Grup A dengan kemenangan 62-53.
Baca Juga: IBL Indonesia Cup 2022: Tekuk Bima Perkasa, Pelita Jaya Jadi Pemuncak Grup C
Pada pertandingan ini, Kevin Moses Poetiray menjadi pemain terbaik dengan mencetak 13 poin, tiga rebound dan dua assist.
Disusul Ferdian Dwi Purwoko dan Katon Adjie Baskoro yang kompak mengemas 10 poin.
"Mungkin hari ini kami main kurang agresif dan ada errornya, tapi puji Tuhan kami bisa menang," kata Kevin Moses.
"Kemenangan ini pun karena faktor tim, kita punya kekuatan yang lebih kolektif. Tadi instruksi coach Maxi supaya bermain agresif dan mendapatkan bola," imbuhnya.
Dewa United Surabaya selanjutnya akan melawan runner-up Grup B di perempat final IBL Indonesia Cup 2022, antara Satria Muda atau Amartha Hangtuah. (Antara)
Berita Terkait
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026