Komentator bulu tangkis legendaris dunia, Gillian Clark memberikan pesan bagi para fans Indonesia. Sosok yang dikenal dengan nama Oma Gill ini rupanya mengagumi penggemar bulu tangkis di Tanah Air.
Diketahui, komentator Oma Gill memang selalu ditunggu-tunggu oleh para pecinta bulu tangkis dunia setiap turnamen dihelar. Bukan tanpa sebab, mantan atlet bulu tangkis ini piawai memberikan komentar taktis sekaligus jeli.
Hal itu tidak hanya membuat para penonton terhibur, tapi juga mendapat ilmu baru dari setiap pertandingan. Terbaru, ia memberikan sejumlah sanjungan dan catatan kepada pemain bulu tangkis Indonesia, tak terkecuali mantan atlet Taufik Hidayat dan Susi Susanti,
Selain pemain, Oma Gill secara khusus juga memuji penggemar bulu tangkis di Indonesia. Ia menyebut berkat para fans bulu tangkis Tanah Air, turnamen bulu tangkis menjadi sangat spesial.
“Kami suka kalian menjadi penggemar bulu tangkis, kalian membuat turnamen bulu tangkis di Indonesia menjadi sangat spesial,” ujar Oma Gill dalam wawancara dengan jurnalis BBC Indonesia di Inggris, Mohamad Susilo.
Diketahui, Oma Gill memang kerap menyebut bahwa para fans bulu tangkis Indonesia selalu memiliki tempat tersendiri di hatinya.
Suara.com - Mantan ratu olahraga bulu tangkis Inggris tersebut juga merasa kagum atas euforia yang terjadi di kalangan pecinta bulu tangkis Indonesia. Menurutnya, penggemar bulu tangkis Indonesia merupakan yang terbaik di dunia.
Oma Gill juga menyebut dirinya juga senang mendengar para fans bulu tangkis Indonesia bersorak memeriahkan turnamen-turnamen di dunia.
“Kami senang mendengar kalian bersorak, terus lakukan itu karena kalian adalah penggemar terbaik di dunia,” tutup Oma Gill.
Baca Juga: India Cetak Sejarah Baru Jika Sukses Libas Indonesia di Final Thomas Cup
Sebagai informasi, Oma Gill dalam memberikan komentarnya, selalu disertai dengan fakta dan data yang ia hasilkan dari riset pribadinya. Hal itu membuat banyak orang yang senang mendengarkan suaranya di sejumlah pertandingan bulu tangkis bergengsi dunia.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
India Cetak Sejarah Baru Jika Sukses Libas Indonesia di Final Thomas Cup
-
Timnas Indonesia U-23 vs Myanmar, Shin Tae-yong: Kami Ingin Menang dan ke Semifinal
-
Upadate: Kasus Covid-19 Indonesia Bertambah 308 Orang, 416 Sembuh
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai Angka 5 Persen di Masa Pandemi, Kapolri: Ini Berkat Partisipasi Buruh
-
SEA Games 2022: Cabang Olahraga Kickboxing Raih Emas di Partai Final!
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026