Suara.com - Boston Celtics sukses menyisihkan Miami Heat demi menantang Golden State Warriors di NBA Finals 2022, setelah memenangi Gim 7 final Wilayah Timur NBA 2021-2022 dengan skor 100-96 di FTX Arena, Florida, Senin (30/5/2022) WIB.
Celtics mencapai final NBA pertama mereka sejak 2010 dibimbing penampilan dominan Jayson Tatum yang meraup 26 poin dan 10 rebound dalam Gim 7 untuk membuat timnya memenangi seri final Timur dengan kedudukan 3-2 atas Heat.
Jaylen Brown dan Marcus Smart masing-masing menambahkan 24 poin, Grant Williams menyumbang 11 poin dari bangku cadangan, sedangkan Al Horford berkontribusi lewat 14 rebound yang diamankannya.
Performa dominan juga diperlihatkan bintang Heat Jimmy Butler yang meraup 35 poin serta sembilan rebound.
Bam Adebayo turut membantu dengan raihan 25 poin dan 11 rebound, diiringi Kyle Lowry yang mencetak 15 poin, tapi itu semua tak cukup menghindarkan Heat dari kekalahan, demikian catatan situs resmi NBA.
Sepanjang pertandingan Celtics tak mengizinkan publik tuan rumah menyaksikan timnya berada dalam posisi unggul di gim penentu ini.
Setelah memimpin 32-17 kala menutup kuarter pertama, Celtics merasakan marjin keunggulan terbesar mereka di awal periode kedua lewat layup Brown yang membuat kedudukan 34-17.
Mesin Heat tampak lebih panas di kuarter kedua, di mana Butler mencetak 16 poin untuk mendorong timnya memangkas jarak ketertinggalan dari Celtics. Empat lemparan bebas yang sukses dimanfaatkan Lowry di pengujung paruh pertama membuat Heat mendekat 49-55.
Celtics mengawali kuarter ketiga dengan rentetan poin 7-2 untuk kembali memperlebar jarak 63-51 tapi Heat memberi perlawanan sengit untuk menutup periode itu dengan selisih satu digit dalam kedudukan 75-82 setelah Butler menghempaskan dunk memanfaatkan umpan dari Lowry.
Baca Juga: Sisihkan Mavericks, Warriors Melenggang ke NBA Finals
Tampil sebagai tamu tak membuat Celtics tampak gusar mengelola keunggulan mereka dan separuh kuarter pemungkas berjalan marjin justru kembali ditegaskan menjadi dua digit dengan selisih 12 poin dalam kedudukan 93-81 setelah Tatum melesakkan tripoin pada sisa waktu lima menit 54 detik.
Heat kemudian melancarkan momentum kebangkitan menjanjikan dengan rentetan 11 poin tanpa balas dalam rentang waktu nyaris dua menit ditutup tripoin dari Max Strus yang membuat skor begitu tipis 96-98 pada sisa waktu 50,7 detik.
Ironisnya, Butler yang sepanjang malam tampil gemilang justru gagal memanfaatkan peluang emas membawa Heat berbalik memimpin pada sisa waktu 16,6 detik.
Berawal dari kesigapan pertahanan Heat mencegah Smart mencetak layup, mereka memperoleh situasi serangan balik menjanjikan tapi tembakan Butler dari luar busur hanya menghantam keranjang dan Brown mengamankan bola rebound krusial.
Adebayo melakukan pelanggaran personal dan Smart yang memperoleh dua kesempatan lemparan bebas sukses memanfaatkanya untuk membuat kedudukan jadi 100-96.
Di sisa waktu 11,4 detik Heat meminta time-out dengan harapan memangkas jarak, tapi dua percobaan tripoin dari Strus meleset dan Celtics sukses menutup laga dengan kemenangan 100-96.
Tag
Berita Terkait
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
Anthony Edwards Sabet MVP NBA All-Star 2026, Bawa USA Stars Juara
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Pemain NBA Didenda Rp417 juta karena Ngomong Kasar di Siaran TV
-
Danilo Gallinari Umumkan Pensiun, Pemain Italia dengan Koleksi Angka Terbanyak Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati