Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) siap mendukung dan memfasilitasi atlet panjat tebing untuk menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) sepanjang tahun sebagai persiapan menatap Olimpiade Paris 2024.
Melansir Antara, Kamis (2/6/2022), Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti mengatakan atlet panjat tebing Indonesia, seperti Kiromal Katibin dan Veddriq Leonardo telah menunjukkan prestasinya di kejuaraan dunia, terlebih panjat tebing masuk dalam salah satu program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Seperti Veddriq, Katibin dan pelatih Hendra Bashir, tentu mereka tidak akan istirahat lama. Mereka akan langsung mengikuti pelatnas dan periodeisasi dari tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan, seperti nanti ada tryout lagi," ujar Chandra Bakti.
“Mereka akan ikut dan pemerintah akan mendukung penuh secara optimal terhadap atlet-atlet yang memang sudah menunjukkan prestasi yang dipersiapkan untuk Olimpiade yang menjadi sasaran utama DBON."
Katibin dan Veddriq yang merupakan juara dunia itu sudah menginjakkan kakinya di Tanah Air pada Rabu (1/6) dini hari setelah berlaga pada ajang World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 pada Mei lalu di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat.
Kiromal Katibin sukses menjadi juara dunia pada kategori men’s speed setelah mengalahkan wakil Amerika Serikat, Noah Bratschi dengan catatan waktu 5,64 detik, bahkan dirinya mampu mempertajam sekaligus memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan waktu 5,10 detik pada babak kualifikasi di World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 ini.
Ini menjadi kali keduanya bagi Katibin mempertajam rekor dunia dalam satu tahun terakhir, setelah mencetak rekor dengan catatan 5,17 detik pada ajang yang sama ketika berlangsung di Seoul, Korea Selatan, pada 6 Mei lalu, dengan mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang kompatriotnya Veddriq Leonardo pada World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2021 di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat dengan catatan waktu 5,25 detik.
Sedangkan Veddriq Leonardo menyandang gelar juara dunia di lokasi dan ajang yang sama, setelah mengalahkan wakil Austria Tobias Plangger dengan mencatatkan waktu 6,33 detik.
Chandra meminta agar prestasi kedua atlet tersebut dapat terus dipertahankan apalagi nomor speed yang dimenangkan Katibin dan Veddriq itu akan dimainkan pada Olimpiade Paris 2024, demikian Antara.
Baca Juga: Indonesia Kuasai Podium Nomor Speed Putra Piala Dunia Panjat Tebing di Seoul
Tag
Berita Terkait
-
Catatkan Waktu 6,33 detik, Atlet Panjat Tebing Indonesia Sabet Emas di World Cup IFSC 2022
-
Atlet Panjat Tebing Kiromal Katibin Pertajam Rekor Dunia di Amerika Serikat
-
Laman Kemenpora sebut Tim Basket Raih Emas di SEA Game Usai Dimotivasi Menteri Amali, Langsung Kena Nyinyir Warganet
-
Capai Target di SEA Games 2021, Rowing Fokus ke Olimpiade 2024 Paris
-
Wapres Maruf Amin Ingatkan Pemberian Sanksi WADA Terhadap LADI Tidak Boleh Terulang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko