Suara.com - Akhir pekan ini Jerman menjadi tuan rumah Grand Prix MotoGP untuk ke-83 kalinya dan 24 di antaranya digelar di Sirkuit Sachsenring sebagai arena balapan seri kesembilan MotoGP 2022.
Ajang GP balap motor pertama di Jerman bertajuk Grand Prix Jerman Barat di Sirkuit Solitude pada 1952, dihadiri 400.000 penonton.
Kala itu Red Amstrong menjuarai kelas 350cc dan 500cc setelah mengendarai Norton, sedangkan para pebalap tuan rumah yang menjuarai kelas 250cc dan 125cc adalah Rudi Felgenheier (DKW) dan Werner Haas (NSU).
Grand Prix Jerman Timur pertama kali digelar di sirkuit jalan raya tertutup sepanjang 8,73km di Sachsenring pada 1961 hingga 1972 sebelum lintasan asli sirkuit itu dianggap terlalu membahayakan.
GP Jerman Barat digelar setiap tahun mulai 1952 hingga 1990 di empat sirkuit berbeda di Solitude, Schotten, Nurburgring dan Hockenheim.
Sejak reunifikasi Jerman pada 1990, GP Jerman rutin digelar setiap tahun, kecuali pada 2020 saat pandemi Covid-19, mulai 1991 hingga 1994 di Hockenheim diikuti tiga tahun berikutnya di Nurburgring sebelum pada 1998 hingga 2019 dan 2021 dihelat di sirkuit Sachsenring yang baru.
Selain balapan-balapan yang disebutkan di atas, satu Grand Prix pernah digelar di Jerman, bertajuk GP Baden-Wurttemberg pada 1986 di Hockenheim hanya untuk kelas 80cc dan 125cc.
Sirkuit Sachsenring pada awalnya memiliki panjang lintasan 3,508 km dengan mengambil sebagian dari sirkuit jalan raya yang terdahulu.
Modifikasi besar-besaran berlangsung pada 2001 dan sedikit perombakan pada 2003 menghasilkan layout sepanjang 3,671km dari Sachsenring yang sekarang.
Baca Juga: Masa Depan Joan Mir Terlihat Semakin Jelas, Siap Bertandem dengan Marc Marquez di Musim MotoGP 2023
Sachsenring menjadi salah satu dari lima sirkuit berlawanan arah jarum jam; yaitu Austin, Aragon, Phillip Island, dan Valencia, dalam kalender MotoGP.
Marc Marquez menjadi raja Sachsenring dengan total 11 kemenangan dalam setiap kelas.
Pebalap Spanyol itu tak terkalahkan di Jerman dalam delapan balap MotoGP berturut-turut sejak 2013 hingga 2021, kecuali 2020 yang ditiadakan karena pandemi. Marquez juga menang dua kali pada kelas Moto2 dan satu kali dalam kelas 125cc.
Capaian itu membuat Honda sebagai pabrikan paling sukses di Sachsenring sejak 1998 dengan 17 kemenangan yang 11 di antaranya dipersembahkan Marquez.
Para pebalap Honda juga menguasai pole position MotoGP Jerman dari 2011 hingga 2019. Johann Zarco (Ducati) tahun lalu menjadi satu-satunya pebalap non Honda yang start terdepan di Sachsenring sejak Jorge Lorenzo pada 2010 bersama Yamaha.
Kemenangan terakhir Yamaha di Sachsenring diperoleh lewat penampilan Valentino Rossi dari pole position pada 2009. Yamaha memiliki empat catatan kemenangan dalam kelas premier sejak 1998 di sana lewat dua pebalapnya yaitu Rossi dan Max Biaggi.
Berita Terkait
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
6 Fakta Peluncuran Yamaha MotoGP 2026: Akhirnya Pakai V4 Demi Kejar Ducati!
-
Yamaha Resmi Perkenalkan YZR M1 Berteknologi Mesin V4 di Jakarta untuk MotoGP 2026
-
Pecco Bagnaia Petik Pelajaran Berharga dari MotoGP 2025
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026
-
Regenerasi Terlihat, PBSI Bangga dengan Performa Pemain Muda di Indonesia Masters 2026
-
Alwi Farhan Bidik Level Elite Dunia usai Sabet Gelar Indonesia Masters 2026
-
Sapu Bersih Putaran Pertama, LavAni Kunci Gelar Juara Paruh Musim Proliga 2026
-
Perkasa, Pelita Jaya Belum Terkalahkan di IBL 2026