Suara.com - Pebalap Ducati, Francesco Bagnaia memenangi seri lanjutan MotoGP 2022 yakni MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (26/6/2022) malam WIB, tanpa perlawanan berarti ketika kedua rivalnya, Aleix Espargaro dan Fabio Quartararo tersingkir dari persaingan terdepan menyusul insiden di lap kelima.
Rookie tim VR46 Marco Bezzecchi meraih podium perdananya di kelas premier setelah finis 0,444 detik di belakang rekan senegara asal Italia itu dan Maverick Vinales meraih podium perdananya untuk tim Aprilia.
Itu menjadi kemenangan pertama bagi Ducati di Assen sejak kesuksesan Casey Stoner menjuarai balapan di Belanda dari pole pada 2008 silam.
Kemenangan itu juga menjadi dorongan moral bagi Bagnaia menuju jeda tengah musim setelah di dua balapan sebelumnya ia gagal finis karena terjatuh.
Dari pole position, Bagnaia melesat meninggalkan lawan-lawanya setelah tikungan pertama di lap pembuka tanpa drama.
Quartararo melakukan manuver dari sisi dalam menuju Tikungan 5 untuk menyalip Espargaro dalam perebutan tempat kedua, akan tetapi sang pebalap Yamaha kehilangan grip dan terjatuh sebelum menabrak sang pebalap Aprilia.
Espargaro tidak ikut terjatuh tapi harus mengambil jalur ke gravel dan mendapati posisinya melorot ke 15 besar.
Quartararo sempat kembali ke garasi sebelum keluar ke lintasan lagi untuk menjalani penalti lap panjang imbas insiden di tikungan 5.
Melanjutkan lomba meski tahu tak ada peluang menang, sang pebalap Prancis terjatuh untuk kedua kalinya di lokasi yang sama yaitu tikungan 5 karena highside yang melontarkan ia dari motornya.
Baca Juga: Alex Marquez Merapat ke Gresini Racing untuk MotoGP 2023
Beruntung, juara GP Belanda tahun lalu itu terhindar dari cedera serius dan dapat kembali ke garasi berjalan kaki dan dibuat frustasi.
Peluang Yamaha meraih poin juga dicederai insiden serupa ketika Franco Morbidelli terjatuh di tikungan yang sama di tengah lomba.
Tersisa sepuluh lap, marshal mengibarkan bendera menandakan hujan turun di sejumlah bagian sirkuit, namun para pebalap bertahan dengan ban slick hingga akhir lomba.
Espargaro menerjang lawan-lawannya demi merestorasi posisi, dan di tikungan terakhir lap penutup, sang pebalap Spanyol menyalip dua pebalap langsung demi finis P4 dengan impresif.
Brad Binder (KTM) dan calon tandemnya tahun depan Jack Miller (Ducati) harus puas finis P5 dan P6 menyusul kejutan larut dari sang pebalap Aprilia.
Jorge Martin, yang mengawali balapan dari baris pertama, finis P7 di depan Joan Mir (Suzuki), Miguel Oliveira (KTM) dan Alex Rins (Suzuki) yang melengkapi sepuluh besar.
Berita Terkait
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Pedas! Fabio Quartararo Sebut Yamaha Tak Tau Cara Atasi Masalah Yamaha V4
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Tak Pilih Kasih, Aprilia Bebaskan 2 Pembalapnya Bertarung di Lintasan
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan