- Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menyatakan atlet panjat tebing nasional menerima tawaran naturalisasi dari negara lain.
- Atlet Indonesia saat ini masih menolak tawaran tersebut meskipun iming-iming yang ditawarkan cukup besar dan menggiurkan.
- FPTI menyiapkan jalur transisi karier, termasuk peran pelatih dan pendidikan formal, bagi atlet senior mendekati pensiun.
Suara.com - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengungkapkan bahwa sejumlah atlet panjat tebing nasional mendapat tawaran untuk membela negara lain melalui proses naturalisasi.
Yenny menyebut hingga saat ini para atlet Indonesia masih memilih bertahan dan menolak tawaran tersebut, meski iming-iming yang diberikan dinilai cukup besar.
“Atlet panjat tebing Indonesia dilirik oleh negara-negara lain, bahkan diminta untuk melakukan naturalisasi di negaranya untuk mewakili negara tersebut dan menjadi warga negara,” kata Yenny.
“Nah sampai sekarang sih atlet kita masih setia pada NKRI, pada Indonesia, tapi ke depan ya atlet-atlet senior secara usia mungkin sudah tidak bisa lagi berlaga ya bisa saja (dinaturalisasi),” ujarnya.
Menurut Yenny, fenomena tersebut merupakan hal yang wajar dan tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan patriotisme. Ia menilai, bagi atlet senior, peluang berkarier di luar negeri bisa menjadi pilihan realistis ketika jalur kompetisi di dalam negeri semakin terbatas.
“Menurut saya ini bukan masalah patriotisme atau nasionalisme, tetapi juga dengan mereka berlaga di luar negeri ketika jalur karir di dalam negeri sudah tidak memungkinkan atau memang kompetisinya sangat ketat,” kata Yenny.
Meski demikian, FPTI telah menyiapkan strategi jangka panjang agar para atlet memiliki masa depan yang jelas setelah melewati puncak karier sebagai atlet aktif.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyiapkan jalur transisi menuju peran pelatih panjat tebing bagi atlet yang mendekati masa pensiun.
Selain itu, FPTI juga mendorong atlet untuk tetap menempuh pendidikan formal sebagai bekal membuka peluang karier di luar olahraga, termasuk menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Baca Juga: Debut Sensasional Bocah 15 Tahun! Ardana Cikal Bidik Olimpiade usai Sabet Emas SEA Games
“Rata-rata anak panjat tebing itu pendidikannya juga kami utamakan. Begitu banyak dari mereka yang bahkan sudah menjadi master,” ungkap Yenny.
Cabang olahraga panjat tebing Indonesia sendiri tengah berada dalam tren positif setelah berhasil melakukan regenerasi atlet.
Capaian tersebut tercermin dari keberhasilan tim Indonesia menjadi juara umum panjat tebing pada SEA Games Thailand 2025 dengan raihan empat medali emas dan dua medali perak.
(Antara)
Berita Terkait
-
Debut Sensasional Bocah 15 Tahun! Ardana Cikal Bidik Olimpiade usai Sabet Emas SEA Games
-
Latihan Sering Terendah, Ardana Cikal Tak Menyangka Sabet Emas SEA Games 2025
-
Borong Prestasi di SEA Games 2025, Panjat Tebing dan Bulu Tangkis Jadi Juara Umum
-
Komentari Rumor Kiai Hedon, Yenny Wahid Putri Gus Dur Ajak Pesantren Introspeksi
-
Ajak Generasi Muda Cintai Alam, Rock Climbing Festival 2025 Digelar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
-
Bidik Bintang Kelima, Pelita Jaya Pamer Skuad Baru Jelang IBL 2026
-
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Hobart International Usai 'WO' di ASB Classic