Suara.com - Pebalap Ferrari Carlos Sainz mengklaim pole position pertama dalam kariernya di Formula 1 setelah menjinakkan sirkuit Silverstone yang basah ketika kualifikasi F1 GP Inggris, Sabtu (2/7/2022).
Sainz mencetak lap tercepat satu menit 40,983 detik pada upaya terakhirnya di Q3 demi mengalahkan pemuncak klasemen sementara Max Verstappen, dengan margin tipis 0,072 detik, yang akan memarkir mobil Red Bullnya di P2, demikian laman resmi F1 seperti dimuat Antara.
"Saya tidak menyangka yang satu ini," kata Sainz lewat radio setelah kualifikasi.
Sang pebalap Spanyol mengaku khawatir ketika melibas genangan air di lintasan yang sewaktu-waktu dapat membuat mobilnya hilang kendali.
"Pada akhirnya saya menyelesaikan satu lap yang saya kira tidak berarti apa-apa, tapi saya mencatatkan waktu di papan dan melihat bagaimana hasilnya, dan itu adalah pole position, yang menjadi suatu kejutan," kata dia.
"Saya tidak tahu ke mana saya melaju pada kualifikasi karena kondisinya cepat sekali berubah."
Sainz belum pernah memenangi Grand Prix, namun Ferrari diprediksi memiliki kecepatan yang baik saat balapan, dan hal itu membuka peluang bagi sang pebalap untuk meraih kesuksesan untuk kali pertamanya.
Verstappen tiba di Inggris setelah mempertahankan posisi pimpinan klasemen dengan keunggulan 46 poin atas Perez dan 49 poin dari Leclerc
Sedangkan Red Bull mengalahkan Ferrari dengan 76 poin dalam perebutan puncak klasemen konstruktor sementara.
Baca Juga: Kalahkan Hamilton, Carlos Sainz Tercepat di FP2 F1 GP Inggris 2022
Verstappen sempat kehilangan kendali mobilnya pada sesi terakhir kualifikasi sebelum memperbaiki catatan waktunya. Ia pun dicemooh penonton saat wawancara pascakualifikasi, karena perseteruannya dengan Hamilton dalam perebutan gelar tahun lalu.
Kedua pebalap bertabrakan di Silverstone pada 2021, yang menyebabkan Verstappen gagal finis dan dikirim ke rumah sakit, tapi sang pebalap Belanda menghalangi Hamilton meraih titel juara dunia kedelapan kalinya pada balapan penutup musim GP Abu Dhabi yang kontroversial.
"Ini kualifikasi yang sulit, dengan hujan seperti ini," kata Verstappen, yang tampil tercepat pada dua sesi kualifikasi namun harus melambatkan mobilnya pada sesi terakhir karena bendera kuning, seperti dikutip Reuters.
"Di sini hujan, lalu kering, jadi Anda harus berada di trek dalam waktu yang tepat. Saya rasa secara umum mobil ini bekerja sangat baik... Saya rasa berada di baris terdepan sangat baik bagi kami dan kami memiliki mobil yang bagus di kondisi kering dan basah."
Charles Leclerc membawa mobil Ferrari kedua di P3 setelah finis terpaut 0,315 detik dari rekannya, sedangkan pebalap Red Bull Sergio Perez melengkapi formasi baris kedua.
"Dia (Sainz) melakukan tugas yang sangat baik hari ini. Saya melintir pada lap terakhir, saya tahu saya harus mengerahkan segalanya pada lap itu dan saya tidak berhasil melakukannya sebagai pebalap, jadi saya tidak layak berada di pole," kata Leclerc.
Berita Terkait
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Mad Max Mengamuk di Lintasan, Max Verstappen Bangkit dari P20 ke P6
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26
-
Jadwal F1 GP Australia 2026: Ada Kejutan Apa di Albert Park?
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026