Sport / Balap
Kamis, 07 Juli 2022 | 20:12 WIB
Casey Stoner merayakan keberhasilan jadi juara dunia MotoGP bersama kru timnya di Ducati tahun 2007. [AFP]

Suara.com - Casey Stoner bisa jadi merupakan pembalap tersukses Ducati saat ini, lantaran ia adalah satu-satunya pembalap dari pabrikan Italia yang memenangkan gelar pembalap di MotoGP.

Tak heran, melihat mantan timnya terseok-seok, Stoner pun melontarkan kritik pada salah satu punggawa tim merah, Francesco Bagnaia.

Dilansir dari Motorcycle Sports, Stoner berbicara tentang Pecco Bagnaia mengenai bagaimana dia telah membuat terlalu banyak kesalahan tahun ini, sekaligus memberikan saran.

"Pecco adalah orang baik, dia memiliki mekanik lama saya dan saya tahu betapa kerasnya dia bekerja. Dia membuat terlalu banyak kesalahan tahun ini, tetapi tanpa berada dalam situasinya Anda tidak dapat memahami segalanya, dan dari luar mudah untuk menilai sesuatu. Saya memilih untuk tidak membuat lebih banyak komentar," kata juara dunia pada tahun 2007 ini.

Francesco Bagnaia saat tampil di MotoGP Portugal 2022 (Instagram)

Stoner menjelaskan bahwa orang Italia tersebut harus menemukan jalan tengah dan terkadang finis saja sudah cukup

"Tapi sejak awal, kecepatannya ada di sana. Mungkin dia hanya harus menerima bahwa dia tidak bisa memenangkan setiap balapan, dan bahwa akan ada beberapa yang dia miliki untuk berakhir dengan tidak lebih. Tapi saya ulangi, dari luar mudah untuk mengomentari kesalahan orang lain," pungkasnya.

Load More