Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra peringkat satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, masih mampu mempertahankan dominasinya dan menjadi sosok lawan yang sangat sulit dikalahkan selama beberapa tahun terakhir.
Selama tahun 2022 ini saja, Viktor Axelsen hanya bisa sekali dikalahkan. Sisanya, dia mencatatkan 32 kemenangan beruntun sejak ajang All England.
Dominasi yang dikukuhkan oleh Viktor Axelsen pun telah menghasilkan lima gelar juara di tahun 2022 ini. Dia mampu menyabet gelar All England, Indonesia Masters, Indonesia Open, Juara Eropa, serta Malaysia Open.
Gelar yang disebut terakhir menjadi prestasi terbaru atlet berusia 27 tahun tersebut. Pada final Malaysia Open 2022 akhir pekan kemarin, Axelsen sukses menggebuk Kento Momota lewat dua set langsung; 21-14 dan 21-7.
Catatan semacam itu semakin mengukuhkan Axelsen sebagai tunggal putra paling tangguh di dunia saat ini. Catatan itu semakin mempertahankan statusnya sebagai ranking satu dunia.
Meskipun demikian, selama setahun terakhir tetap ada beberapa atlet yang mampu mengalahkan Axelsen. Berikut deretan kekalahan langka Axelsen dalam setahun terakhir:
1. Lakshya Sen (India)
Lakshya Sen menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang mampu mengalahkan Viktor Axelsen sepanjang tahun 2022. Kemenangan itu diraih pada partai final German Open 2022 pada Maret lalu.
Saat menghadapi Axelsen, Lakshya Sen pun harus susah payah menumbangkan lawannya tersebut. Sebab, laga ini harus ditentukan lewat rubber game dengan skor 21-13, 12-21, dan 22-20.
2. Loh Kean Yew (Singapura)
Sebelum Lakshya Sen, tunggal putra lainnya yang juga mampu meraih kemenangan atas Viktor Axelsen ialah Loh Kean Yew, atlet asal Singapura.
Pemain yang menduduki peringkat sembilan dunia itu sukses menumbangkan perlawanan Axelsen pada ajang Kejuaraan Dunia 2021.
Untuk menang atas Axelsen, Loh juga harus bertarung hingga rubber game dengan skor 14-21, 21-9, dan 21-6.
3. Prannoy HS (India)
Selain Lakshya Sen, Viktor Axelsen juga pernah dikalahkan tunggal putra asal India lainnya, yakni Prannoy Haseena Sunil, alias Prannoy HS.
Berita Terkait
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP
-
Malaysia Open 2026: Revans dari Tan/Thinaah, Ana/Trias ke Perempat Final
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi