Suara.com - Timnas basket Indonesia akan mengawali perjuangan di FIBA Asia Cup 2022 dengan menghadapi Arab Saudi pada matchday pertama Grup A. Laga itu akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022).
Legenda basket Indonesia, Ali Budimansyah menilai pertandingan perdana ini sangat krusial dan penting bagi timnas basket Indonesia dalam misi lolos ke fase knock-out.
"Laga pertama krusial dan sangat penting. Kemenangan akan memberi rasa kepercayaan diri pemain semakin meningkat. Kalau Indonesia menang lawan Arab Saudi peluang lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar," ujar Ali Budimansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (10/7/2022).
FIBA Asia Cup 2022 menggunakan sistem playoff untuk tim yang akan berlaga di perempat final. Juara dari masing-masing grup akan langsung lolos. Sementara tim peringkat kedua grup, akan melawan tim posisi tiga grup lainnya.
Indonesia bergabung di Grup A bersama Arab Saudi, Yordania, dan Australia. Jika juara grup, Indonesia lolos langsung ke perempat final sekaligus memastikan tiket berlaga di FIBA World Cup 2023.
Jika finis sebagai runner up, Indonesia akan berhadapan dengan tim peringkat ketiga Grup B yang diisi China, Korea Selatan, China Taipei, dan Bahrain. Sementara jika menempati peringkat ketiga Grup A, Indonesia akan berhadapan dengan runner up Grup B.
Skenario terbaik selain juara grup adalah menjadi runner up. Sebab, Indonesia kemungkinan akan terhindar dari China dan Korea Selatan yang diprediksi menjadi juara dan runner up Grup B.
Ali Budimansyah yang dikenal dengan julukan Budi Jordan meminta masyarakat Indonesia untuk mendukung perjuangan timnas basket Indonesia. Dia meminta penggemar untuk memutihkan Istora Senayan.
"Dukungan penonton akan membuat pemain lebih semangat. Oleh sebab itu saya mengajak mari kita putihkan Istora saat laga perdana lawan Arab Saudi, serta laga lainnya," kata Ali Budimansyah.
Baca Juga: Yordania Prediksi Timnas Basket Indonesia Bisa Jadi Tim Tangguh di FIBA Asia Cup 2022
Indonesia sebelumnya berhadapan dengan Arab Saudi pada laga Grup C Kualifikasi FIBA World Cup 2023. Indonesia kalah telak 66-95 pada pertemuan pertama di Arab Saudi.
Kemudian pada pertemuan kedua awal bulan ini, Indonesia yang tidak tampil full team hanya kalah 67-69.
Dua hasil itu membuat Budi optimis Arki Dikania Wisnu dkk akan memenangkan pertandingan pembuka menghadapi lawan yang sama di FIBA Asia Cup.
Di mata Budi, kepercayaan diri pemain usai meraih emas SEA Games 2021 Vietnam sedang meningkat. Cara bermain serta sistemnya juga berbeda dari sebelumnya dengan kombinasi pelatih Rajko Toroman dan Milos Pejic.
"Suasana di ruang ganti, baik manajemen, pelatih dan sesama pemain harus terus dijaga. Jangan sampai ada perseteruan. Kalau ini bisa dijaga dengan baik, kepercayaan diri jangan terlalu berlebihan dan juga dukungan penonton, saya yakin Indonesia bisa menang lawan Arab Saudi," kata Budi.
Berita Terkait
-
China Tiba di Jakarta untuk FIBA Asia Cup 2022
-
Piala FIBA Asia 3x3 2022: Langkah Timnas Basket Indonesia Terhenti di Fase Grup
-
Marques Bolden dalam Kondisi Terbaik Jelang FIBA Asia Cup 2022
-
Derrick Michael: Timnas Basket Indonesia Butuh Marques Bolden
-
Trofi FIBA Asia Cup Dipamerkan di Bundaran HI hingga Stasiun MRT
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Fajar/Fikri Diadang Kuda Hitam Korea, 2 Wakil Indonesia Jadi Tumpuan Terakhir di BAC 2026
-
Final Four Proliga 2026: Popsivo Polwan Menang Pertama, Usai Tumbangkan Electric PLN Mobile
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan