Suara.com - Novak Djokovic bertahan dari petenis penuh drama asal Australia, Nick Kyrgios untuk mengamankan gelar Wimbledon keempat berturut-turut dengan kemenangan 4-6 6-3 6-4 7-6(3) di Centre Court, Inggris, Minggu (10/7/2022) malam WIB.
Petenis Serbia berusia 35 tahun itu memperpanjang rekor tak terkalahkannya di Wimbledon menjadi 28 pertandingan, saat dia dengan tenang mengambil inisiatif setelah dikalahkan pada set pembuka yang didominasi oleh servis Kyrgios.
Dalam usahanya merebut titel Wimbledon ketujuh, Djokovic secara otomatis menambah gelar tunggal Grand Slam-nya menjadi 21, satu gelar di belakang pemegang rekor sepanjang masa untuk tunggal pria, Rafael Nadal.
Bermain di final Wimbledon 2022 yang merupakan final Grand Slam pertamanya, Kyrgios yang berusia 27 tahun memainkan permainan tenis yang gemilang pada set pembuka yang berdurasi 31 menit di mana Djokovic tidak bisa mengatasi servisnya.
Namun, Djokovic menaikkan levelnya untuk keluar dari tekanan itu di awal set kedua dan mulai mengambil kendali ketika temperamen Kyrgios yang mudah berubah mulai mendidih di cuaca yang panas.
Ketika Kyrgios kehilangan servis dari kedudukan 40-0 menjadi 4-4 pada set kedua dan Djokovic bertahan untuk memindahkan satu set dari kemenangan, petenis Australia itu tampak hampir kehilangan kendali saat dia mengoceh.
Kyrgios kembali fokus pada set keempat tetapi mimpinya menjadi juara Grand Slam putra pertama Australia selama 20 tahun pupus sudah ketika permainannya berantakan pada tiebreak.
Setelah pukulan backhand Kyrgios mengenai net pada match point ketiga Djokovic, unggulan teratas itu mengangkat tangannya ke langit dan setelah berjabat tangan membungkuk untuk memetik rumput dari lapangan setelah menjadi juara Wimbledon putra tertua kedua di era profesional.
[Antara / Reuters]
Baca Juga: Juara Wimbledon 2022, Elena Rybakina Bikin Rusia Menyesal Pernah Menolaknya
Berita Terkait
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Debut Manis Novak Djokovic di Athena, Alejandro Tabilo Tak Berkutik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras