Suara.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo seperti mendapatkan tekanan besar lantaran dirinya memuncaki klasemen sementara MotoGP 2022.
Tekanan ini pastinya membuat Fabio Quartararo harus berhati-hati agar tidak lengah dan terperosok. Di klasemen sementara saat ini, Fabio Quartararo unggul 21 poin dari pesaing terdekatnya, Aleix Espargaro.
Jarak yang tidak terlalu jauh ini, membuat Fabio Quartararo ketar-ketir. Bagaimana tidak, penampilan Aleix Espargaro yang terbilang ciamik musim ini mengancam posisinya di puncak klasemen sementara.
Pembalap Pramac Ducati, Johann Zarco pun memberikan tanggapan terkait tekanan yang dialami Fabio Quartararo tersebut.
Zarco menilai Quartararo mampu mengatasi tekanan itu dengan sangat baik. Menurutnya, wajar bila pembalap berusia 23 tahun itu berada dalam tekanan untuk mempertahankan gelar MotoGP.
“Selain dari aspek teknis, cukup mengesankan untuk melihat bagaimana dia (Quartararo) memikul beban juara dunia yang berjuang untuk gelar kedua ini,” kata Zarco, dilansir dari Paddock GP.
“Anda memiliki banyak tekanan karena Anda memberi lebih banyak tekanan kepada diri Anda sendiri. Karena Anda tahu, Anda bisa menang, jadi Anda ingin melakukannya lagi. Dan kemudian, ada semua orang yang mengharapkan Anda untuk menang,” sambung Zarco mewajarkan.
Lebih lanjut, Zarco juga terkesan dengan sikap dewasa yang selalu ditampilkan oleh Quartararo.
Pembalap berusia 31 tahun itu berpendapat, sikap seperti itu bisa mengantar Quartararo kembali meraih gelar pada 2022.
Berita Terkait
-
Adu Kencang Drag Race Motor MotoGP yang Dikendarai Dani Pedrosa vs Porsche 918 Spyder, Siapakah Pemenangnya?
-
DPR Minta Kasus Gratifikasi Lili Pintauli Lanjut ke Pidana, Keputusan Dewas KPK Gugurkan Sidang Etik Dipertanyakan
-
ICW minta Dewas Harus Serahkan Bukti Dugaan Suap Lili Pintauli ke Penegak Hukum dan Sidang Etik Harus Tetap Berlanjut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026