Suara.com - Cabang olahraga (cabor) renang merupakan salah satu favorit National Paralympic Committee (NPC) kontingen Indonesia yang berpeluang mengumpulkan banyak medali dalam ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo, Jawa Tengah pada 30 Juli hingga 6 Agustus mendatang.
"Renang salah satu cabor yang difavoritkan berpeluang dapat mengumpulkan emas untuk kontingen Indonesia dalam APG 2022," kata Koodinator pelatih Renang NPC Indonesia, Gimin seperti dimuat Antara, Jumat (22/7/2022).
Gimin menjelaskan untuk cabang renang ditargetkan memperoleh 27 emas dari 114 kelas yang dipertandingkan pada APG 2022 di Solo, atau masih di bawah atletik yang ditargetkan 35 emas karena yang dipertandingkan ada ratusan nomor.
Cabang renang NPC Indonesia telah menyiapkan 47 atlet yang terdiri atas 33 putra dan 14 putri akan mengikuti 114 kelas yang dipertandingkan
Antara lain nomor gaya bebas, kupu-kupu, gaya dada, punggung, dan estafet baik putra maupun putri yang terbagi lagi menjadi banyak kelas.
"Cabor renang ini, awalnya akan mempertandingkan 134 kelas tetapi yang memenuhi syarat hanya 114 kelas setiap kelas minimal diikuti empat atlet dari dua negara," kata Gimin.
Negara yang menjadi saingan berat dan mengirimkan banyak atletnya yakni Thailand dan Vietnam. NPC Indonesia pada APG di Malaysia 2017 berhasil mengumpulkan 39 emas disusul Vietnam 15 emas, Malaysia 9 emas dan Thailand 7 emas.
Thailand pada APG 2022 ini kelihatan berambisi menjadi juara pada cabang renang sehingga mengirimkan atletnya cukup banyak dari data akan menurunkan perenang regenerasi.
Pada APG 2022, kata Gimin, Negara Malaysia akan mengirimkan 10 atlet, Singapura 13 atlet, Vietnam 30 atlet, Thailand 40 atlet, dan tuan rumah Indonesia 47 atlet. Namun, Indonesia diharapkan bisa meraih di atas 30 medali emas.
Baca Juga: David Jacobs Optimistis Penuhi Target Emas di ASEAN Para Games 2022
Atlet renang Indonesia yang tinggal menunggu waktu delapan hari lagi melakukan latihan jarak-jarak pendek dengan meningkatkan kecepatan waktu di kolam renang.
"Untuk mencapai minimal 27 emas atlet harus fokus dan lebih percaya diri, sehingga tidak perlu takut lawan serta siap mental fisik untuk menjadi yang terbaik di APG 2022," tutur Gimin.
APG XI 2022 di Solo Jateng akan digelar pada 30 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Bakal diikuti sebanyak 1.864 atlet dan ofisial dari 11 negara yakni Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, Myanmar, Timor Leste, Brunei, Laos, Vietnam, dan tuan rumah Indonesia.
Pada APG 2022 di Solo akan mempertandingkan 14 cabang olahraga yakni atletik di Stadion Manahan Solo, boccia (GOR FKOR UNS), panahan (Lapangan Kota Barat), judo (Tirtonadi Convention Hall), angkat berat (Hotel Solo Paragon), renang (GOR Jati Diri Semarang), tenis meja (Solo Techno Park), tenis lapangan (Manahan Solo), catur (Hotel Dwangsa Solo), goalball (GOR UNS), bulu tangkis (Edutorium UMS), sepak bola CP (Stadion UNS), Basket (GOR Sritex) dan voli duduk (GOR UTP).
[Antara]
Berita Terkait
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026