Suara.com - Ganda putra Taiwan, Lee Yang / Wang Chi Lin yang tampil di partai terakhir babak final Taipei Open 2022 gagal menyumbang kemenangan penentu bagi tim tuan rumah untuk mengamankan gelar juara umum setelah dikalahkan pasangan asal Malaysia, Minggu (24/7/2022).
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu dikalahkan pasangan Man Wei Chong/Kai Wun Tee dengan rubber game 18-21, 21-11, 18-21 setelah berjuang selama 54 menit di Taipei Heping Basketball Gymnasium.
Dari tiga wakil Taiwan yang berlaga hingga babak final, hanya Lee/Wang yang gagal merebut gelar juara. Sementara dua wakil lainnya yaitu tunggal putri Tai Tzu Ying dan tunggal putra Chou Tien Chen masing-masing menaiki podium tertinggi dari turnamen level BWF Super 300 ini.
Chou yang tampil di partai kedua, berhasil menjadi juara dengan memperpanjang nasib Kodai Naraoka sebagai runner up dalam dua turnamen secara beruntun.
Sebelumnya di ajang Singapore Open, pebulu tangkis asal Jepang ini juga harus puas menjadi runner up setelah dikalahkan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting di babak final.
Berlaga di kandang sendiri, Chou yang menjadi unggulan teratas harus bersusah payah merebut kemenangan. Pebulu tangkis yang bertengger di peringkat keempat Federasi Badminton Dunia (BWF) ini perlu 61 menit untuk membungkam Naraoka dalam rubber game 14-21, 21-10, 21-6.
Selepas penampilan Chou giliran Tai yang tampil membela timnya, dengan juga menghadapi wakil Jepang yaitu Saena Kawakami.
Berbeda dengan dua sejawatnya yang tampil alot dalam tiga gim, Tai hanya butuh dua gim langsung untuk menyabet gelar kedua bagi Taiwan. Tidak hanya juara, Tai juga mempertebal rekor pertemuannya dengan Kawakami menjadi 4-0 dalam pertandingan hari ini setelah unggul 21-17, 21-16.
Selain Taiwan yang mengamankan dua gelar, Hong Kong juga menjadi peserta lainnya yang duet gelar lewat kemenangan ganda campuran Lee Chun Hei Reginald/Ng Tsz Yau, dan ganda putri Ng Tsz Yau/Tsang Hiu Yan.
Baca Juga: Komang Terhenti, Indonesia Tanpa Gelar di Taipei Open 2022
Negara terakhir yang menjadi juara tentu saja Malaysia, lewat ganda putra unggulan keenam Man/Kai yang menundukkan wakil tuan rumah, demikian dilansir BWF lewat laman resminya.
Berikut hasil pertandingan babak final Taipei Open 2022, Minggu:
Ganda campuran
Lee Chun Hei Reginald/Ng Tsz Yau (Hong Kong) vs Ruttanapak Oupthong/Chasinee Korepap (Thailand) 21-8, 21-9
Tunggal putra
Chou Tien Chen (Taiwan) vs Kodai Naraoka (Jepang) 14-21, 21-10, 21-6
Tunggal putri
Tai Tzu Ying (Taiwan) vs Saena Kawakami (Jepang) 21-17, 21-16
Ganda putri
Ng Tsz Yau/Tsang Hiu Yan (Hong Kong) vs Rui Hirokami/Yuna Kato (Jepang) 21-15, 18-21, 21-19
Berita Terkait
-
Perlawanan Ubed di Taipei Open 2025, Chou Tien Chen: Mentalitas Penantang
-
Taipei Open 2025:Wakil Ganda Campuran Indonesia Bawa Pulang Gelar Super 300
-
Menangi All Indonesian Final, Jafar/Felisha Juara Taipei Open 2025!
-
Jadwal 3 Wakil Indonesia di Semifinal Taipei Open 2025, Ada Jafar/Felisha
-
Taipei Open 2025: Tiga Wakil Indonesia Melenggang ke Semifinal
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya