Arakji membuat pertandingan kian dramatis ketika ia melakukan drive yang diakhiri layup pada sisa 12 detik demi membuat Lebanon mendekat 70-72.
Australia berusaha tetap tenang di bawah tekanan atmosfer Istora yang tiba-tiba melancarkan dukungan deras untuk Lebanon dan Proctor sukses mengkonversi dua lemparan gratis untuk menciptakan jarak lagi 74-70 pada sisa sembilan detik.
Arakji membuat publik Istora bersorak ketika ia melesakkan tripoin demi mendekatkan Lebanon 73-74 dari Australia pda sisa tujuh detik.
Selepas menggunakan jatah time-out terakhir, Australia beroleh dua lemparan gratis yang salah satunya dikonversi Rhys Anthony Vague. Ketika lemparan keduanya gagal, waktu sudah terlalu tipis bagi Lebanon untuk mengejar ketertinggalan dan Australia keluar sebagai pemenang pertandingan 75-73.
[Antara]
Berita Terkait
-
Kalah 6 Kali, Timnas Basket Indonesia Tanpa Kemenangan di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
-
Peran Medical Support di Balik Perjuangan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025
-
FIBA Asia Cup 2024: Erick Ibrahim Jadi Aktor Kemenangan Timnas Basket 3x3 Indonesia atas Korsel
-
Timnas Basket 3X3 Indonesia Bertolak ke Singapura Tampil di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2024
-
Dikalahkan Australia, Timnas Basket Indonesia Masih Tanpa Kemenangan di Kualifikasi FIBA Asia Cup
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya