Suara.com - Marcelino Michael sukses merebut medali emas tolak peluru pada ASEAN Para Games (APG) 2022 Solo dan hasil tersebut merupakan salah satu berkah dari selamatan (syukuran) yang dilakukan oleh orang tua dan tetangganya di Tegal sebelum kejuaraan berlangsung.
"Saya sangat bersyukur. Ini adalah berkah dari doa yang diberikan orang tua saya dan masyarakat sekitar rumah di Tegal yang gelar selamatan sebelum saya tanding. Emas ini untuk mereka," kata Marcelino Michael saat ditemui di komplek Stadion Manahan, Solo.
Marcelino Michael meraih emas dari tolak peluru F12 atau mengalami kendala pada penglihatan. Mahasiswa jurusan kepelatihan olahraga UNS ini membukukan lemparan sejauh 12,29 meter yang dicetak pada percobaan pertama dari lima upaya yang dilakukan.
Medali perak direbut oleh atlet asal Thailand, Wasun dengan lemparan terbaik sejauh 10,08 meter dan perunggu direbut oleh atlet asal Brunei Darussalam, Awang Raduan bin Awang Haji dengan 7,37 meter.
Apa yang diraih atlet yang sempat turun sebagai atlet normal pada beberapa kejuaraan itu merupakan buah dari latihan keras yang dilakukan dalam delapan bulan terakhir. Apalagi saat pelatnas harus berbagi waktu dengan kuliah
"Awalnya enggak kepikiran jadi atlet para games, tapi karena dorongan dari orang tua saya berusaha semaksimal mungkin dan ternyata bisa. Ini salah satu upaya saya membahagiakan orang tua," kata Marcelino dengan serius.
Dengan prestasi yang diraih saat ini, Marcelino bertekad bisa tampil di kejuaraan internasional yang levelnya lebih tinggi dari ASEAN Para Games 2022. Apalagi peluang cukup terbuka setelah dirinya bergabung di pelatnas NPC Indonesia.
"Harapan saya seperti itu. Dukungan dari banyak pihak termasuk pemerintah juga sangat bagus. Sekarang kita setara dengan atlet normal," kata mahasiswa semester empat UNS itu.
Emas yang diraih Marcelino ini merupakan salah satu target yang dicanangkan NPC Indonesia karena pada kejuaraan dua tahunan ini atletik diharapkan mampu menyumbang sedikitnya 35 medali emas.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2022: Saptoyogo Belum Puas Meski Raih Medali Emas 100m Putra T37
[Antara]
Berita Terkait
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Malang, Duel LavAni vs Bhayangkara Jadi Laga Pembuka