Suara.com - Tim para-renang Indonesia mengumpulkan tujuh medali emas pada hari pertama lomba cabang olahraga ini dalam ASEAN Para Games 2022 di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (1/8/2022).
Medali emas pertama diraih Aris Wibawa dari nomor 100 meter gaya dada SB7 putra dengan catatan waktu tercepat 1 menit 34,46 detik.
Aris sukses mengalahkan perenang Kamboja Khouy Koy yang menorehkan waktu 1 menit 39,54 detik dan perenang Vietnam Ho Van Dao yang bercatatan waktu 1 menit 47,36 detik.
Emas kedua diraih Rino Saputra dari nomor 100 meter gaya bebas putra S9 dengan catatan waktu 1 menit 4,72 detik, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Medali emas ketiga diraih oleh Zaki Zulkarnain pada nomor 100 meter gaya bebas putra S8 dengan catatan waktu 1 menit 3,50 detik mengungguli Thailand dan Vietnam.
Tangklisan Steven Sualang meraih medali emas keempat dari 50 meter gaya punggung putra S10, sedangkan emas kelima dipersembahkan Meliana Ratih Pratama dari nomor 50 meter gaya punggung.
Medali keenam dan ketujuh diraih dari nomor estafet, yakni masing-masing 4x100 meter gaya campuran 49 poin dan 4x100 meter gaya bebas 34 poin.
Koordinator Pelatih Para-Renang Indonesia Dimin menyebutkan sebenarnya hari pertama membidik 10 medali, tetapi tiga nomor ternyata meleset.
"Total perolehan hari ini ada tujuh (medali) emas, sembilan medali perak, dan tujuh medali perunggu," kata Dimin.
Baca Juga: Atlet Puji Layanan Transportasi Difabel di ASEAN Para Games 2022
Tiga nomor target medali emas yang meleset itu karena lawan yang semakin kuat meski tengah menghadapi pandemi COVID-19.
Namun, Dimin optimistis target 27 medali emas para-renang akan tercapai karena masih ada kemungkinan muncul kejutan dari nomor yang tak diunggulkan.
[Antara]
Berita Terkait
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Rahasia Indonesia Lampaui Target di ASEAN Para Games 2025, Raih 392 Medali!
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri