Suara.com - Juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta menyatakan “perang” terhadap Pelita Jaya Bakrie Jakarta yang akan kembali menjadi penantang mereka dalam final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2022 yang akan dimulai pada Sabtu (27/8/2022) di GOR C-Tra Arena, Bandung.
“Persiapan sudah mencapai peak-nya dan sudah kami siapkan dan besok kami siap perang aja. Memang banyak drama tahun ini, tetapi saya salut sama atlet yang jadwalnya padat namun tetap sehat semua. Sudah pasti besok akan menjadi game menarik untuk penonton,” ujar pelatih Satria Muda Youbel Sondakh dalam jumpa pers yang diikuti virtual di Jakarta, Jumat (26/8/2022).
Youbel tidak menargetkan timnya harus meraih dua kemenangan langsung, namun dia memastikan bahwa Satria Muda akan menampilkan permainan sesuai standar, dengan meningkatkan kemampuan offense serta membuat para pemain Pelita Jaya kesulitan melakukan serangan.
Hal senada juga disampaikan kapten Satria Muda, Arki Dikania Wisnu. Ia mengatakan bahwa timnya sangat siap merebut trofi juara IBL untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
“Kami siap untuk menang dan membawa pulang trofi lagi. Kami siap perang,” kata Arki.
“Saya tidak menganggap pertandingan ini lebih penting dibanding pertandingan lain. Setiap gim penting untuk membuat kami terus berkembang dan kami akan bermain dengan standarnya Satria Muda,” ujarnya menambahkan.
Pertandingan puncak pada Minggu besok bakal menjadi “rematch” pertandingan final IBL musim lalu, yang dimenangi oleh Satria Muda.
Namun sebelumnya Satria Muda dan Pelita Jaya juga sudah tiga kali bertemu dalam tiga final IBL, yakni pada 2015, 2017, dan 2018. Dari tiga pertemuan tersebut, Satria Muda berhasil merebut gelar juara pada edisi 2015 dan 2018.
Rangkaian final IBL 2022 akan diselenggarakan pada 27, 28, dan 30 Agustus dengan menggunakan format best-of-three atau mencari tim yang bisa meraih dua kemenangan terlebih dahulu.
Baca Juga: Rahmat Beri Santoso Dipanggil Shin Tae-yong untuk Gantikan Subhan Fajri di Timnas Indonesia U-19
[Antara]
Berita Terkait
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
Sergio Veloso Resmi Latih Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Mens Cup 2026
-
Lebih dari Sekadar Pace, Urban Crawl 5K Tantang Pelari Hadapi Gang Sempit hingga Tanjakan Jakarta
-
Saksikan Gelaran Perdana: Kejuaraan Berkuda IHR Piala Raja Mangkunegaran, Kings Cup Series
-
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama WTA 1000 Roma
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP