"Saya tidak akan menjadi Serena jika tidak ada Venus, jadi terima kasih, Venus. Dia satu-satunya alasan Serena Williams ada," katanya.
Sementara itu, Tomljanovic mengungkapkan kekecewaannya karena karier Williams hampir berakhir.
"Saya merasa sangat menyesal hanya karena saya mencintai Serena sama seperti kalian," katanya kepada penonton.
"Apa yang dia lakukan untuk saya, untuk olahraga tenis, luar biasa."
"Saya tidak pernah berpikir saya akan memiliki kesempatan untuk bermain dengannya di pertandingan terakhirnya ketika saya ingat menontonnya di semua final, jadi ini adalah momen yang tidak nyata bagi saya."
Tomljanovic mengatakan dia juga tidak percaya bahwa dia memenangi pertandingan.
"Bahkan sampai poin terakhir, saya tahu bahwa dia dalam posisi untuk menang bahkan ketika dia kalah 5-1," kata Tomljanovic.
"Itulah dia. Dia yang terhebat sepanjang masa. Titik."
Tomljanovic (29) tidak pernah melangkah lebih jauh dari perempat final turnamen Grand Slam dan berada di peringkat ke-49 di dunia.
Baca Juga: Top 5 Sport: Kejutan! Chico Wardoyo Permalukan Ranking 2 Dunia di Japan Open 2022
Namun petenis Australia itu menunjukkan ketenangan yang luar biasa dalam menghadapi tekanan luar biasa dari Williams dan penonton tuan rumah yang bertekad untuk memenangi lawannya.
Setiap unforced error atau kesalahan yang dilakukan oleh Tomljanovic disambut oleh sorakan dari penonton New York, yang sebaliknya sebagian besar tetap diam setiap kali petenis Australia itu melepaskan pukulan kemenangan.
Sementara itu, Williams dikecewakan oleh servisnya, yang secara luas dianggap sebagai salah satu senjata paling andal sepanjang kariernya. Meskipun dia masih mampu melakukan 11 ace selama pertandingan, dia dipatahkan tidak kurang dari delapan kali.
Tomljanovic bangkit dari ketertinggalan 5-3 pada set pertama untuk mematahkan servis Williams, sebelum merebut empat gim langsung untuk memimpin lebih dulu.
Tomljanovic juga memaksa Williams menjalani tie break pada set kedua setelah petenis senior itu memimpin 4-0. Williams menyamakan kedudukan menjadi 1-1, tetapi set kedua satu jam 23 menit yang menguras energi jelas berdampak pada petenis Amerika itu.
Di set penentuan, Tomljanovic dengan cepat membangun keunggulan 5-1 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Serena Williams di US Open 2022: Beda Nasib di Ganda vs Tunggal
-
Hasil US Open 2022: Serena dan Venus Williams Tersingkir di Nomor Ganda
-
Top 5 Sport: Aleix Espargaro Mulai Tak Pede Raih Gelar Juara Dunia MotoGP 2022, Ini Alasannya
-
Hasil US Open 2022: Taklukkan Federico Coria, Carlos Alcaraz ke Babak Ketiga
-
Hasil US Open 2022: Tekuk Peringkat Dua Dunia, Serena Williams ke Babak Ketiga
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
PB ORADO Apresiasi Antusiasme Kejurcab Domino Bandar Lampung
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet