Suara.com - Petenis Tunisia Ons Jabeur kembali mencetak sejarah dengan menjadi petenis putri Afrika pertama yang mencapai semifinal US Open setelah mengakhiri perlawanan Ajla Tomljanovic dalam perempat final Selasa waktu setempat.
Jabeur yang juga petenis putri Afrika pertama yang mencapai final Wimbledon dua bulan lalu melangkah ke semifinal US Open 2022 setelah menang 6-4, 7-6 (7/4) di Arthur Ashe Stadium Court.
Petenis berusia 28 tahun itu akan menghadapi pemenangan pertandingan perempat final lainnya antara Coco Gauff dan Caroline Garcia.
Sekalipun kalah Tomljanovic tampil cemerlang bahkan sebelum mencapai perempat final dia menyisihkan juara Grand Slam 23 kali Serena Williams pada babak ketiga.
Tomljanovic kesulitan menghadapi Jabeur yang tampil dinamis dan cerdik sehingga bisa melumpuhkan permainan ofensif petenis asal Australia itu.
Jabeur sendiri mengaku semakin percaya diri setelah berhasil menembus final Wimbledon dan berharap sukses yang dia capai mengilhami para petenis putri Afrika.
"Ini sungguh berarti bagi saya," kata Jabeur seperti dikutip AFP.
"Saya bertambah percaya diri. Setelah Wimbledon semuanya sangat positif. Kendati saya kalah dalam final, saya tahu saya bisa menjuarai Grand Slam. Dan inilah saya kini di semifinal US Open."
Jabeur dijuluki "Menteri Kebahagiaan" oleh penggemarnya di Tunisia karena keberhasilannya di lapangan tenis telah membahagiakan rekan-rekan sebangsanya.
Baca Juga: Singkirkan Matteo Berrettini, Casper Ruud ke Semifinal US Open Pertamanya
Namun Jabeur mengakui sempat frustrasi sampai beberapa kali memukul-mukul raketnya. "Saya pikir saya akan dipecat dari pekerjaan saya sebagai Menteri Kebahagiaan," candanya.
"Memang sulit mengatasi kekecewaan itu. Saya minta maaf atas perilaku saya. Saya sungguh ingin tetap tenang tetapi raket terus terlepas dari tangan saya," sambung dia seperti dimuat Antara.
Jabeur membuat break lebih awal saat unggul 3-1 pada set pertama dan meskipun Tomljanovic menyamakan kedudukan 3-3, Jabeur memulihkan keunggulan pada gim berikutnya untuk unggul 5-3.
Tomljanovic menggagalkan satu set point untuk memangkas jarak menjadi 5-4, tetapi Jabeur membuat dua set point dengan satu ace sebelum merebut set pembuka ketika pengembalian bola dari Tomljanovic melambung jauh dari garis lapangan.
Jabeur tampak siap membungkus kemenangan dengan melesat unggul 2-0 pada awal set kedua, namun petenis Tunisia itu kemudian melewati break tiga kali berturut-turut yang membuat Tomljanovic menyusul sampai kedudukan 5-3.
Namun, ketika Tomljanovic melakukan kesalahan ganda saat tertinggal 0-40 yang menghidupkan asa Jabeur. Jabeur mengambil keuntungan penuh untuk memaksa tie-break dan akhirnya menang setelah pengembalian bola dari Tomljanovic membentur net.
Berita Terkait
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Ranking Janice Tjen Meroket! Tembus Peringkat 36 Dunia
-
Janice Tjen Didapuk sebagai Unggulan Keenam di Merida Open 2026
-
Nasib Berbeda Dua Srikandi Tenis Indonesia di WTA 1000 Dubai: Janice Melaju, Aldila Terhenti
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang