Suara.com - Pebalap Gresini Racing, Enea Bastianini menghentikan laju kemenangan beruntun pebalap Ducati, Francesco Bagnaia di MotoGP 2022, setelah memenangi pertarungan sengit lap terakhir di MotoGP Aragon, Spanyol, Minggu malam WIB.
Start dari P3, Bastianini menempel ketat polesitter Bagnaia yang tampil cukup klinis di balapan sepanjang 23 putaran itu. Ia sempat mencuri posisi pimpinan lomba namun membuat kesalahan dan tertahan di posisi kedua.
Bastianini menjaga jaraknya kurang satu detik di belakang calon rekan satu timnya di tim pabrikan Ducati itu, dan lewat manuver di Tikungan 7 lap terakhir ia mampu kembali ke depan dan mencuri kemenangan dari Bagnaia yang terpaut 0,042 detik saat berpacu ke garis finis.
Bastianini menuntaskan balas dendamnya ke Bagnaia saat mereka berduel ketat di Misano dua pekan lalu untuk merebut kemenangan keempatnya pada musim ini.
Pebalap Aprilia Aleix Espargaro mencuri podium dari pebalap KTM Brad Binder di tiga lap terakhir.
Sementara itu, pemuncak klasemen sementara rider MotoGP musim ini, Fabio Quartararo gagal menyelesaikan lomba menyusul insiden kecelakaan di lap pertama.
Dengan itu, Bagnaia kini memangkas jaraknya dari 30 poin menjadi 10 poin saja dari sang pebalap Yamaha, sedangkan Espargaro berjarak 17 poin di peringkat tiga dan Bastianini di peringkat empat dengan jarak 48 poin dengan lima balapan tersisa.
Bagnaia start dengan baik dari pole untuk mempertahankan posisinya menuju tikungan pertama.
Namun, drama lap pembuka terjadi di Tikungan 3 ketika Quartararo terjatuh setelah terlibat senggolan dengan Marc Marquez, yang kembali membalap untuk pertama kalinya setelah tiga bulan menjalani pemulihan cedera.
Baca Juga: Bakal Turun Di MotoGP Aragon, Marc Marquez Tak Dibebani Target
Marquez kehilangan grip ban belakang motornya saat melaju di Tikungan 3 dan Quartararo tak memiliki cukup ruang untuk menghindari motor Honda yang sedikit kehilangan kendali di depannya itu sehingga terjatuh dalam kecepatan cukup tinggi.
Marquez juga memicu insiden lain ketika bersenggolan dengan sesama pebalap Honda Takaaki Nakagami, yang juga tak mendapat ruang untuk menghindar dan terjatuh di tikungan 8 lap pembuka.
Sang juara dunia delapan kali terpaksa mengakhiri comeback-nya lebih dini ke garasi setelah motornya mengeluarkan asap menyusul dua insiden tersebut.
"Di Tikungan 3 saya kehilangan grip belakang, dan Fabio sangat dekat," kata Marquez di laman resmi MotoGP.
"Setelah kontak itu, saya sudah merasa ada yang aneh di Tikungan 5, dan saat keluar Tikungan 7 saya menekan holeshot, tapi motor justru terkunci ban belakangnya," kata Marquez menjelaskan kepada reporter Simon Crafar.
Bos Yamaha Lin Jarvis mengonfirmasi Quartararo tak mengalami cedera serius akibat kecelakaan itu dan dapat tampil di balapan selanjutnya di Jepang dan Thailand.
Tag
Berita Terkait
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
-
Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026