Suara.com - Pelari Kenya Eliud Kipchoge mempertajam rekor dunia marathon dengan catatan waktu 2 jam 01 menit 9 detik untuk memenangi Berlin Marathon 2022, Minggu (25/9/2022) waktu setempat.
Ini merupakan yang kedua kalinya Kipchoge mencatatkan rekor dunia marathon putra yang diakui secara resmi pada perlombaan yang digelar di ibu kota Jerman itu.
Catatan tersebut mempertajam rekor sebelumnya 2 jam 01 menit 39 detik yang dibukukan Kipchoge dalam ajang yang sama pada 2018 lalu.
“Saya sangat senang dengan persiapan yang telah saya lakukan. Rekor dunia ini bisa tercipta karena kerja sama tim,” kata Kipchoge setelah perlombaan, dikutip ANTARA dari AFP, Minggu.
Pelari Ethiopia Andamlak Belihu yang menempel Kipchoge selama dua pertiga lomba hanya finis di posisi keempat.
Kipchoge yang sehari sebelum lomba mengatakan hanya ingin menyelesaikan perlombaan dengan baik justru tancap gas, tidak hanya berambisi memecahkan rekor dunia, tetapi juga ingin menembus catatan waktu di bawah dua jam.
Rombongan sekitar tujuh pelari menempel Kipchoge pada 10km pertama sebelum juara Berlin Marathon edisi 2021 Guye Adola dan Belihiu melepaskan diri dari kelompok tersebut setelah 15km perlombaan.
Adola tidak mampu mempertahankan kecepatannya dan mulai tertinggal setelah 18km perlombaan. Sementara Kipchoge dan Belihu mencapai separuh jarak marathon dalam waktu kurang dari satu jam.
Pelari berusia 37 tahun itu kemudian berlari sendiri setelah 25km dan masih memiliki peluang untuk finis dengan catatan waktu di bawah dua jam. Namun dia mulai melambat meski sudah rekor dunia baru sudah di depan mata.
Baca Juga: Ikut Lomba Lari Marathon di Medan, Ganjar Dapat Kalungan Kain Ulos saat Finish
Kipchoge menjadi pelari putra kedua yang menjuarai empat kali Berlin Marathon setelah atlet Ethiopia Jaile Gebrselassie yang memenanginya pada periode 2006-2009.
Berita Terkait
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Sport Tourism, Event Half Marathon di Malang Targetkan 7.000 Pelari
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Bungie Ungkap Video Marathon, Game Siap Rilis Maret 2026
-
Tak Terbendung, Odekta Elvina Naibaho Cetak Hattrick Emas Maraton Putri di SEA Games 2025
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field