Untuk kelas member, kata Fahd, siapa pun bisa ikut latihan dengan membayar sebagai member baik per kedatangan maupun bayar per bulan.
Sedangkan untuk kelas atlet, Academy ini membuka kelas untuk calon atlet. Sifatnya adalah rekrutmen untuk calon atlet dengan rentang usia 11-15 tahun.
"Siapa pun orangtua yang memiliki anak putra-putri silahkan mendaftar jika tertarik,” kata Fahd yang akan segera mengumumkan tempat rekrutmen calon atlet.
Untuk sekolah tinju calon atlet ini Fahd dan Manny telah menyiapkan asrama tinju, dokter, psikiater, dan makanan atlet yang terjamin.
Fahd mengaku senang karena visi dan misinya mengembangkan dunia tinju di Tanah Air bisa sejalan dengan Pacquiao.
"Manny senang jika Indonesia bisa punya nama di kancah tinju dunia," kata Fahd.
Untuk calon atlet tinju, setelah dilatih 1-3 tahun Fahd berencana membawa atlet yang bersekolah di Manny Pacquiao Boxing Academy ke arena pertandingan tinju pra muda atau pertandingan tinju di bawah usia 12 tahun.
Fahd mengatakan ia tidak hanya semata menyediakan sekolah tinju, namun juga memikirkan bagaimana mencetak karier tinju anak-anak asuhnya kelak.
"Saya harus memikirkan masa depan mereka dengan banyak menyelenggarakan pertandingan,” ujarnya.
Baca Juga: MPRO Bertekad Bawa Daud Yordan Masuk 10 Besar Petinju Top Dunia
Pacquiao yang sudah memiliki sekolah tinju di Makati Filipina nantinya akan ikut terjun mengembangkan sekolah tinju di Jakarta bersama Fahd.
Dia akan datang secara berkala ke Jakarta dan mengirimkan satu pelatih kepercayaannya dari Filipina untuk menjadi pengajar tetap di Jakarta.
Sedangkan Pacquiao akan datang sebulan sekali atau dua bulan sekali untuk melatih. Ini penting untuk memberikan motivasi bagi petinju muda di Indonesia.
Salah satu pelatih yang akan ikut melatih di Jakarta adalah Falazona Fidal yang pernah menjatuhkan mantan juara dunia IBF Nico Thomas.
Selain Fidal, ada Larry Siwu petinju dari Bali yang masuk dalam deretan pelatih. Sedangkan Ziko ditunjuk sebagai pelatih fisik atau pelatih pengondisian.
Fahd berancang-ancang sekolah tinju ini akan bisa beroperasi bulan Desember nanti. Ia mengincar tempat yang cocok sebagai lokasi, seperti di daerah Senayan, Bintaro, atau BSD City. [ANTARA]
Berita Terkait
-
MPRO Bertekad Bawa Daud Yordan Masuk 10 Besar Petinju Top Dunia
-
Tinju Dunia: Jelang Hadapi Richard Pumicpic, Ongen Saknosiwi Kembali Latihan di Sasana Daud Yordan
-
Siap Hadapi Petinju asal Ukraina Merebutkan Gelar Juara Dunia, Daud Yordan: Saya Haus Kemenangan KO
-
Profil Jeka Saragih, Atlet MMA yang Lolos Semifinal Road to UFC
-
Liga 1 Kedatangan Pelatih Kelas Dunia Thomas Doll dan Luis Milla, Netizen: Tapi Tak Sebanding dengan Kualitas Wasit
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Drama Lima Set di AVC Cup 2026! Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam