Suara.com - Ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari dan Ribka Sugiarto melaju ke babak final turnamen bulu tangkis Indonesia International Challenge 2022 yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur pada 11-16 Oktober.
Pada pertandingan semifinal melawan pasangan asal Korea Selatan Kim Min Ji dan Seung Yeon Seong yang merupakan unggulan ketiga pada turnamen tersebut, Lanny dan Ribka menang dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-15.
"Kami memang sempat tertinggal, tapi kemudian keadaan bisa berbalik," kata Ribka seusai pertandingan.
Ribka menjelaskan, pada awal permainan ia dan Lanny masih berupaya untuk mencari pola permainan dari pasangan Korea tersebut. Pada akhirnya, pemain ganda putri Indonesia itu mampu menguasai permainan dan unggul.
"Pada saat awal, kita start-nya masih seperti mencari pola permainan lawan. Kemudian saat sudah unggul, kita sudah menemukan pola permainan lawan," katanya.
Sementara itu, Lanny menambahkan, pola permainan dari pemain Korea yang sempat berubah pada babak kedua sempat merepotkan dirinya dan Ribka. Namun, pada akhirnya mereka mampu menguasai keadaan dan memenangi pertandingan.
"Tadi kita sempat tertinggal set kedua, karena permainan Korea berubah. Kami terbawa permainan mereka. Tapi akhirnya kita bisa menyesuaikan dan menang," katanya.
Pada partai final Minggu, Lanny dan Ribka akan menghadapi ganda putri Jepang Sayaka Hobara/Hinata Suzuki. Ia mengatakan bahwa untuk pertandingan final, ia berharap bisa bermain fokus dan tidak mengulang kesalahan yang terjadi pada semifinal itu.
"Untuk pertandingan final besok, yang penting kita bermain seperti tadi tapi untuk kesalahan-kesalahan kita perbaiki. Dan lebih tenang, serta lebih fokus," ujarnya.
Baca Juga: 5 Skandal yang Menggemparkan Jagat Sepak Bola, di Antaranya Ronaldo Kencani Waria
Tim Indonesia juga memastikan tempat di partai final turnamen bulu tangkis Indonesia International Challenge 2022 melalui ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja yang mengalahkan pasangan Indonesia lainnya Ghana Muhammad Al Ilham/Indah Cahya Sari Jamil dengan skor 21-14, 21-14.
Sementara pemain lain yang gagal menembus partai final IIC 2022 tersebut di antaranya adalah pasangan Akbar Bintang Cahyono/Marsheilla Gischa Islami, ganda putra Alfian Eko Prasetya/Yusuf Santoso, serta Nita Violina Marwah/Tryola Nadia.
Turnamen yang digelar pada 11-16 Oktober 2022 tersebut diikuti oleh 238 atlet dari 13 negara. Para pemain berlevel internasional itu di antaranya datang dari Austria, Kanada, China, Estonia, India, Jepang, Korea, Malaysia, Myanmar, Singapura dan Amerika.
Turnamen dengan hadiah 15 ribu dolar Amerika Serikat (AS) tersebut, diikuti 132 orang pemain dari luar negeri dan sisanya dari dalam negeri.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Klinik Waluya Sejati Abadi Sukabumi Resmi Beroperasi Kembali di HUT PDIP ke-53
-
Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2026, Kerja Sama Pasangan Baru Apri/Lanny Semakin Matang
-
Tersingkir dari India Open 2026, Lanny Tria Mayasari dan Amallia Cahaya Pratiwi Resmi Berpisah
-
Dua Wakil Indonesia Mulai Perjuangan di India Open 2026 Hari Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia