Suara.com - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo atau Bamsoet memberi dukungan penuh dalam bentuk berbagai bantuan kepada dua wakil Indonesia, Clevan Lois Valera Octavianus (10 tahun) dan Lanova Tantra Mahardika (14) yang bakal berlaga pada FIM MiniGP World Series 2022 di Valencia, Spanyol, 1-3 November.
Clevan Lois Valera Octavianus dan Lanova Tantra Mahardika sebelumnya keluar sebagai pebalap terbaik dalam FIM MiniGP Indonesia Series 2022.
Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu, IMI menggratiskan Kartu Ijin Start Internasional untuk Clevan dan Lanova.
"IMI juga memberikan tambahan dana untuk mendukung kegiatan mereka selama di Valencia, serta membantu mereka dalam mengurus visa di kedutaan Spanyol. Ini merupakan bentuk dukungan IMI terhadap perjuangan mereka dalam mengharumkan nama Indonesia," kata Bamsoet.
Clevan dan Lanova dijadwalkan bertolak ke Valencia pada 27 November untuk melakukan berbagai persiapan. Mereka akan bersaing dengan lebih dari 30 pebalap muda dari 18 negara lainnya.
Menurut Bamsoet, MiniGP adalah program 'Road to MotoGP' Dorna Sports. Ajang ini membuka kesempatan bagi bakat-bakat muda dari seluruh dunia untuk bersaing membangun kariernya secara berjenjang agar dapat masuk ekosistem balap MotoGP.
"Setelah dari FIM MiniGP World Series, para pebalap muda Indonesia tersebut bisa lanjut mengikuti berbagai kejuaraan bergengsi seperti Red Bull MotoGP Rookie maupun Asia Talent, Moto3, Moto2, hingga akhirnya bisa ke MotoGP," kata Bamsoet.
Dia juga mengungkapkan kesuksesan penyelenggaraan perdana FIM MiniGP Indonesia Series 2022 membuktikan komitmen IMI dalam membuka pintu gerbang bagi para pebalap muda Indonesia menuju pentas dunia.
Sekaligus bentuk keseriusan IMI dalam pembinaan berjenjang dengan arah yang jelas.
Baca Juga: Ketua IMI Harapkan Indonesia Bisa Jadi Lokomotif Motorsport Kawasan Asia Tenggara
"Pada 2023 nanti, IMI bersama FIM dan Dorna Sport juga akan menyelenggarakan FIM MiniGP Indonesia Series 2023. Sehingga bisa memastikan pembinaan atlet balap muda tetap berjalan berkesinambungan, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai bagian dari pusat industri dan olahraga balap motor dunia," ujar Bamsoet.
Berita Terkait
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto
-
Membedah Potensi Gangguan Asing terhadap Kondusivitas Negara
-
Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun
-
Jarang Hadir Rapat, Bambang Soesatyo Dilaporkan ke MKD DPR RI
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis